SuaraBandungBarat.id - Ternyata mencuci bagian sensitif pada area kewanitaan tidak sembarangan dilakukan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Berikut ini tata cara serta memilih sabun yang aman ketika mencuci area kewanitaan menurut dr. Boyke.
Dokter Boyke mengungkapkan bahwa area sensitif pada perempuan boleh dibersiihkan secara rutin, karena jika tidak bersih dikhawatirkan timbul jamur pada area tersebut.
" Tentu saja boleh, saya pernah mendapatkan pasien di klinik pasutri karena ditakut-takuti sampai ngga membersihkan sehingga timbul jamur dan sebagainya ( di area kewanitaan), " ungkap Dokter Boyke dikutip BandungBarat.suara.com dalam video TikTok Wish Boyke Women's Care, Jum'at, (05/05/2023).
Kemudian ia memberikan tips memilih sabun yang aman untuk mencuci area sensitif pada perempuan, terutama bagi seseorang yang baru pertama kali mengalami haid atau menstruasi.
" Terutama untuk anak-anak yang pertama kali mendapatkan haid diajarkan bagaimana menggunakan sabun bayi atau sabun pencuci vagina yang baik dan herbal, " jelasnya
Ahli seksolog ini menghimbau kepada para perempuan ketika akan membersihkan area kewanitaan cukup pada bagian luarnya saja, tidak perlu sampai bagian dalam area tersebut.
" Hanya diluarnya saja, ingat hanya diluarnya saja. " tandasnya. (*)