SUARABANDUNGBARAT - Simak berikut ini adalah sejarah awal mula perintah penyembelihan kurban Idul Adha yang menyinggung soal kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismal AS.
Hari raya Idul Adha merupakan salah satu perayaan penting dalam agama Islam yang dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Pada hari tersebut, umat Muslim melaksanakan ibadah kurban, yaitu menyembelih hewan sebagai bentuk pengabdian dan ketaatan kepada Allah SWT.
Sejarah awal mula penyembelihan hewan kurban ini memiliki akar yang kuat dalam kisah Nabi Ibrahim AS.
Artikel ini akan mengupas sejarah awal mula penyembelihan hewan kurban pada hari raya Idul Adha.
Kisah Nabi Ibrahim AS
Sejarah penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha bermula dari kisah Nabi Ibrahim AS yang tercatat dalam Al-Qur'an.
Nabi Ibrahim merupakan salah satu utusan Allah SWT yang sangat taat dan patuh. Dalam sebuah penglihatan yang diwahyukan kepadanya, Nabi Ibrahim mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS, sebagai tanda pengabdian yang besar.
Kesetiaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
Meskipun perintah itu sangat berat, Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menerima perintah tersebut dengan kesetiaan yang tinggi kepada Allah SWT.
Mereka berdua siap untuk mengorbankan apa pun yang dikehendaki oleh Allah SWT.
Namun, sebelum penyembelihan dilakukan, Allah SWT menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba yang dikirim dari surga untuk dijadikan kurban.
Pelaksanaan Ibadah Kurban dalam Sejarah Islam
Kisah kesetiaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail menjadi contoh yang diikuti oleh umat Muslim dalam melaksanakan ibadah kurban.
Praktek ini diwariskan dari generasi ke generasi sebagai ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT.