bandungbarat

Tiga Program Diluncurkan Disdik Bandung Barat, Hafidz Qur'an jadi Ekstrakulikuler

bandungbarat Suara.Com
Selasa, 20 Juni 2023 | 16:02 WIB
Tiga Program Diluncurkan Disdik Bandung Barat, Hafidz Qur'an jadi Ekstrakulikuler
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Asep Dendih saat ditemui belum lama ini (Hendra H Rusdaya)

SUARA BANDUNG BARAT - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi meluncurkan tiga program unggulan di tahun 2023.

Hal tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan program yang ada dan berdampak baik terhadap pendidikan di Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB Asep Dendi menjelaskan, ketiga program tersebut yakni ekstrakurikuler Tahfidz Quran, peresmian tiga Taman Kanak-kanak (TK) Negeri dan Sekolah Ramah Anak (SRA).

"Ada tiga TK Negeri yang kami launching pada peringatan HUT KBB ke-16 kemarin. Ketiga TK tersebut berlokasi di Kecamatan Cihampelas, Kecamatan Cililin dan Kecamatan Ngamprah," Selasa (20/6/2023).

Ia menambahkan, kehadiran TK Negeri tersebut merupakan yang pertama. Sebelumnya, TK tersebut dikelola oleh pihak swasta.

"Alhamdulillah, sekarang sudah memiliki TK Negeri yang pertama. Meski baru berdiri, namun tiga sekaligus," katanya.

Dengan menjadi TK Negeri, kata Asep, hal tersebut memudahkan Disdik KBB dalam melakukan pembinaan dan juga dalam memberikan bantuan seperti sarana dan prasarana.

"Selain itu, dapat dijadikan TK Pembina dan percontohan bagi TK yang lainnya," terangnya.

Lebih jauh dari itu, keuntungan lain yang bakal didapat KBB yakni akan mendapat kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jenjang TK.

Baca Juga: Hewan Kurban Sebaiknya Dipuasakan sebelum Disembelih, Ini Penjelasannya

"Berdasarkan data dari Disdik KBB, saat ini ada sekitar 1.290 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di bawah Disdik KBB," katanya.

Sementara itu, Disdik KBB pun meluncurkan program Sekolah Ramah Anak (SRA) untuk mengantisipasi tiga hal di dunia pendidikan yakni kekerasan seksual, perundungan atau bullying, dan intoleransi.

"Melalui deklarasi sekolah ramah anak ini menegaskan  bahwa sekolah bukan tempat kekerasan seksual, bullying maupun intoleransi," paparnya.

Menurutnya, sekolah ramah anak merupakan satuan pendidikan yang menghargai hak anak untuk memperoleh pendidikan, kesehatan, dan kesempatan untuk bermain.

"Sekolah ramah anak melindungi anak dari pelecehan dan kekerasan. Di sejumlah tempat terjadi aksi perundungan dan kekerasan seksual yang menimpa anak," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menambahkan, pada HUT KBB ke-16 kemarin dirinya sekaligus meresmikan deklarasi anti bullying atau anti kekerasan di sekolah, termasuk rencana program ustadz masuk sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI