Suara Bandung Barat - Sis harus tau jika pada waktu-waktu tertentu, istri tidak boleh melakukan terlebih dahulu hubungan suami istri atau jika tidak akan mendatangkan marabahaya.
Karena ternyata ada waktu di mana seorang perempuan tidak boleh melakukan hubungan badan dengan pasangannya.
Meskipun di sisi lain, melakukan hubungan suami istri adalah momen terbaik untuk mempererat hubungan.
Apalagi, jika sepasang suami istri tengah melakukan program untuk memiliki momongan.
Namun, waktu-waktu berikut ini ternyata tidak diperkenankan seorang wanita melakukan hubungan intim.
Pertama, adalah saat seorang perempuan hendak melaksanakan pop smear atau prosedur yang dilakukan untuk mendeteksi kanker pada rahim wanita.
Mengutip penjelasan dr. Amaze Grace Sira dalam kanal YouTube Dokter 24 menerangkan bahwa jika seorang wanita telah ada jadwal pemeriksaan pop smear, alangkah baiknya untuk tidak melakukan hubungan suami istri sebelumnya.
"Sebab hal ini dapat mengiritasi kulit leher rahim dan jaringan vagina selain itu sperma yang dikeluarkan akan memengaruhi sensitiftas pop smear" ungkap dr. Grace.
Yang kedua, seorang wanita tidak diperbolehkan melakukan hubungan seksual saat terjadi perdarahan atau nyeri di sekitar Ms. V.
Baca Juga: Viral! Pengendara Motor Keciduk Polisi Tanpa Helm, Netizen Salfok Hal Ini
"Bila Anda mengalami perdarahan di luar masa ovulasi, hal ini bisa menjadi tanda kanker serviks. Oleh karena itu, sebaiknya hindari hubungan intim terlebih dahulu" paparnya.
Selain itu, dr. Grace mewanti-wanti agar seorang wanita berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan.
"Yang ketiga, pascamelahirkan, vagina mungkin menjadi lebih sensitif dan mungkin terdapat sobekan di area labia. Berhubungan intim dapat menyebabkan luka kembali terbuka dan memicu infeksi" terang dokter spesial tersebut.
Terakhir, seorang wanita jangan melakukan hubungan badan saat mengalami masalah pencernaan karena akan memicu risiko kanker kandung kemih.
"Sebab pen*s dapat menyentuh area anus, tak hanya itu guncangan juga dapat menyebabkan kondisi perut menjadi kurang nyaman" ungkap dr. Amaze tersebut.
Oleh karenanya harus dipastikan untuk menunggu untuk melakukan hubungan badan ketika pasangan Anda benar-benar dalam kondisi yang baik. (*)