Suara Bandung Barat - Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa atau BEM Universitas Padjajaran melakukan aksi teatrikal di depan rektorat Unpad.
Sebelumnya, beredar kabar jika ketua KPK, Firli Bahuri akan hadir dalam sebuah acara kuliah umum bertajuk, "Peran Perguruan Tinggi dalam Pencegahan Korupsi di Indonesia" pada Jumat (21/7/2023).
Namun, ketua KPK sendiri batal hadir, meskipun begitu aksi teatrikal dari kawan-kawan mahasiswa BEM Unpad tetap dilaksanakan.
Pendemo membawa sekop dan batu nisan yang mencirikan akan kematian KPK karena dalam batu nisan tersebut dituliskan, "R.I.P KPK" sebagai wujud kekecewaan dan protes serta reaksi terhadap Unpad yang mengundang Firli Bahuri.
Hal ini disampaikan oleh ketua BEM Unpad, Haikal Febriansyah yang menganggap jika Firli Bahuri merupakan sosok problematik yang membuat KPK tidak lagi sesuai dengan cita-cita Reformasi 1998.
Ia pun beranggapan jika Firli Bahuri tidak pantas untuk menginjakan kakinya di kampus Unpad. Selain itu, ia menilai jika masih banyak orang lain yang dinilai pantas untuk menyampaikan materi.
Di sisi lain, pihak rektorat turut memberikan respon terhadap aksi yang dilakukan mahasiswanya. Wakil rektorat, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menuturkan jika acara ini sebenarnya merupakan kesepakatan seluruh civitas akademika Unpad untuk mewacanakan zona Integritas yang di dalamnya terdapat kesepakatan melawan korupsi. (*)