Rizka mengakui adanya percekcokan di dalam mobil pada suatu waktu, ketika Dokter Oscar dan tiga orang lainnya juga berada di sana.
Namun, ia membantah dengan tegas bahwa dia melakukan KDRT terhadap Meylisa.
Rizka menjelaskan bahwa saat itu dia hanya berusaha menahan Meylisa yang hendak turun dari mobil karena merasa cemburu, bukan dengan maksud melakukan kekerasan terhadapnya.
Mengenai pandangan Rizka tentang LGBT, ia mengemukakan bahwa keyakinan agamanya bertentangan dengan hal tersebut, dan bagi Rizka, LGBT adalah suatu kesalahan.
Dalam akhir perbincangan, Dokter Richard menegaskan pentingnya menghargai kebebasan setiap individu dalam menjalani hubungan dengan siapa pun, termasuk sesama jenis, karena itu merupakan urusan pribadi masing-masing.