SUARA BANDUNG BARAT - Anak Pinkan Mambo belakangan ini mengungkap kasus pelecehan seksual yang dialaminya.
MA membongkar tindakan bejat ayah tirinya, Steve Wantania kepadanya sejak tahun 2018 sampai 2021 lalu.
Berdasarkan pengakuannya, MA pun mengungkapkan sejumlah fakta mengenai respons sang ibunda, Pinkan Mambo.
Satu di antaranya saat MA memutuskan pergi dari rumah untuk menghindari Steve Wantania, akibat trauma.
MA mengatakan, ia kabur dari rumah dengan bantuan ayah kandungnya, Sandy Sanjaya pada 2021 lalu. Sejak saat itu, MA memutuskan tinggal bersama sang ayah.
Namun, Pinkan Mambo tak mau MA tinggal bersama ayah kandungnya, sampai mengancam akan melaporkan ke polisi jika tak kunjung pulang ke rumahnya.
Ancaman itu dilakukan Pinkan Mambo beberapa minggu lalu, saat MA meminta ibundanya membuatkan KTP dan surat izin bekerja.
"Sampai di mana aku minta surat supaya kayak, mami konfirmasi saja (biar) aku boleh kerja. Terus katanya, 'nggak ah, nggak boleh'. Terus katanya, 'apa aku harus laporin ke polisi supaya kamu pulang dari papah?', maksudnya balik lagi ke mami," kata MA, dikutip dari kanal YouTube milik dr. Richard Lee.
Bukan itu saja, Pinkan Mambo sampai berjanji akan memutar balikan fakta soal pelecehan seksual yang dialami MA, agar seolah-olah anaknya juga bersalah.
Baca Juga: ARB, Akbar Tandjung Dan Agung Laksono Sepakat Tolak Munaslub Golkar
"Terus dia bilang kalau misalnya, 'ya sudah, aku bisa aja bilang ke media kalau misalnya kamu yang nyamperin ke kamar suamiku. Dasar orang aneh'," kata MA.
Pengakuan MA itu turut membuat dr. Richard Lee terkejut dengan sikap Pinkan Mambo yang sebenarnya, mengingat gadis 17 tahun itu meminta dibuatkan KTP.
MA pun menduga jika Pinkan Mambo dipengaruhi oleh Steve Wantania, sehingga berpikiran seperti itu kepada anaknya. (*)