Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2026 | 22:58 WIB
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
Ilustrasi anak berlari di lantai licin. (Dok. Ist)
  • Aktivitas anak berlari di lantai rumah yang licin berisiko menyebabkan cedera seperti memar, keseleo, hingga benturan kepala.
  • Orang tua harus mengenali dan segera mengeringkan area rawan basah seperti dapur dan kamar mandi serta memasang keset anti-slip.
  • Pencegahan tambahan termasuk penggunaan lapisan anti-slip pada lantai keramik atau granit untuk meningkatkan daya cengkeram permukaan.

Suara.com - Anak-anak senang berlari, melompat, dan bermain di dalam rumah. Sayangnya, aktivitas ini bisa berisiko ketika lantai licin. Terpeleset bisa terjadi sangat cepat dan berujung cedera seperti memar, keseleo, hingga benturan kepala. Karena itu, penting bagi orang tua mengenali titik bahaya dan melakukan pencegahan sejak awal.

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko anak terpeleset di rumah:

1. Kenali Area Lantai yang Paling Rawan

Perhatikan area yang sering basah atau lembap seperti kamar mandi, dapur, teras, dan dekat wastafel. Lantai berbahan keramik, granit, atau marmer juga cenderung licin saat terkena air meski terlihat bersih dan kering.

2. Segera Keringkan Lantai Basah

Jangan biarkan genangan air terlalu lama. Setelah mandi, mencuci piring, atau mengepel, pastikan lantai benar-benar kering sebelum anak kembali beraktivitas di area tersebut.

3. Gunakan Keset dan Alas Anti-Slip

Letakkan keset penyerap air di depan kamar mandi, wastafel, dan pintu masuk rumah. Pilih keset dengan bagian bawah anti-slip agar tidak ikut bergeser saat diinjak anak.

4. Perhatikan Cairan Pembersih Lantai

Beberapa cairan pembersih bisa meninggalkan residu yang membuat lantai terasa lebih licin. Gunakan sesuai takaran dan pastikan dibilas atau dipel ulang dengan air bersih bila perlu.

5. Pastikan Pencahayaan Cukup

Lantai basah kadang sulit terlihat, terutama di sudut rumah yang redup. Pencahayaan yang baik membantu orang tua lebih cepat menyadari area berbahaya sebelum anak melintas.

6. Ajarkan Anak untuk Tidak Berlari di Area Basah

Meski sulit membatasi gerak anak, biasakan memberi pengertian sederhana agar mereka lebih berhati-hati, terutama setelah mandi atau saat lantai baru dipel.

7. Gunakan Lapisan Anti-Slip pada Permukaan Lantai

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

71 Persen Anak Selamat dari Maut Berkat Ini! Jangan Abaikan Car Seat Saat Mudik

71 Persen Anak Selamat dari Maut Berkat Ini! Jangan Abaikan Car Seat Saat Mudik

Otomotif | Kamis, 27 Maret 2025 | 18:16 WIB

Potret Kalimalang H-3 Lebaran 2024: Banyak Pemudik Abai Keselamatan Anak

Potret Kalimalang H-3 Lebaran 2024: Banyak Pemudik Abai Keselamatan Anak

News | Minggu, 07 April 2024 | 22:44 WIB

Inovasi Safety, Polresta Bogor Kota Bagikan Sabuk Keselamatan Anak

Inovasi Safety, Polresta Bogor Kota Bagikan Sabuk Keselamatan Anak

Otomotif | Rabu, 06 Maret 2024 | 20:31 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB