Saat mereka mendekati Pos 5, Mas Cleo merasakan aroma-aroma yang tidak biasa.
"Aroma yang tercium seperti bunga kenanga yang kemudian berubah menjadi bunga semboja. Hal ini membuat saya merasa tidak nyaman," kata Mas Cleo.
Ketika mereka beristirahat di Pos 5, kejadian mencekam berlanjut.
"Mbak Bunga, salah seorang pendaki wanita dari rombongan Bandung, tiba-tiba berhenti. Dia terlihat pucat dan mengatakan ingin pipis. Kami akhirnya mendampinginya mencari tempat buang air kecil, namun hal yang tak terduga terjadi setelah itu," ujar Mas Cleo.
Mbak Bunga, yang sebelumnya terlihat segar, mendadak menghilang. Mereka mencari ke segala penjuru, namun tidak berhasil menemukannya.
"Kami mencari-cari, namun Mbak Bunga tiba-tiba menghilang begitu saja. Keadaan semakin aneh, dan kami merasa ada kekuatan gaib yang ikut campur dalam perjalanan ini," kata Mas Cleo.
Setelah upaya pencarian yang panjang dan sia-sia, akhirnya mereka bertemu dengan pos pendaki lainnya. Mereka melaporkan kejadian yang dialami, termasuk sosok yang tiba-tiba menghilang, kepada pos bawah.
"Pos bawah sudah mengetahui adanya pendaki yang hilang, dan ternyata ada operasi pencarian yang sedang dilakukan. Ini semakin mengonfirmasi bahwa ada sesuatu yang tidak biasa terjadi di Gunung Sumbing," ungkap Mas Cleo.
Mas Cleo dan temannya akhirnya dipulangkan oleh pos bawah, yang memberikan peringatan serius.
Baca Juga: Selamat! Sammy Simorangkir dan Viviane Dikaruniani Anak ke-2 di Tanggal Cantik
"Kami dipulangkan dengan peringatan bahwa kejadian ini bukanlah hal yang biasa. Kami diminta untuk turun segera dan dilarang untuk melanjutkan pendakian. Hal ini membuat saya semakin yakin bahwa ada dunia lain atau alam gaib yang nyata adanya," jelas Mas Cleo.
Mereka pun akhirnya mengambil keputusan bijak untuk tidak melanjutkan pendakian dan turun segera.
"Ini adalah pengalaman yang sangat berkesan dan membuat saya semakin yakin bahwa ada hal-hal di luar nalar manusia yang dapat terjadi di gunung. Kita harus selalu waspada, menghormati alam, dan menghormati aturan-aturan yang ada di gunung," tutup Mas Cleo.(*)