SUARABANDUNGBARAT - Kisah Horor: Supir Nemu Uang Rp100 Ribu di Jalan, Untung Nurut Apa Kata Orang Tua! Begini Kisahnya.
Seorang sopir truk yang berpengalaman, Mas Pitos, menceritakan pengalaman mencekam yang dialaminya di malam hari saat melakukan perjalanan mengangkut pasir.
Kisah ini mengungkapkan bagaimana keberaniannya menghadapi berbagai peristiwa gaib yang terjadi dalam perjalanannya.
Dalam ceritanya, Mas Pitos menemukan uang sebesar Rp100.000 di jalan malam-malam, yang awalnya tampak seperti keberuntungan, namun ternyata uang tersebut terkait dengan dunia pesugihan yang berujung pada ancaman tumbal.
Kisah ini berawal ketika Mas Pitos, seorang sopir truk pasir yang sudah berpengalaman selama 15 tahun, diberikan tugas untuk berangkat menjelang malam hari.
Perjalanan ini terjadi pada malam Jumat Kliwon, sebuah hari yang konon memiliki makna spiritual bagi masyarakat.
Di tengah perjalanannya, Mas Pitos merasa ragu dengan kondisi cuaca dan firasat buruk yang menghantui. Meskipun demikian, dia tetap melanjutkan perjalanannya dengan membaca doa sebagai perlindungan.
Ketika sedang berjalan di daerah Salagedang, sebuah peristiwa aneh terjadi. Ban mobilnya tiba-tiba kempes, dan dia pun berhenti untuk memperbaiki ban tersebut.
Namun, dia terkejut saat melihat ular besar di jalanan, yang kemudian menghilang dengan tiba-tiba. Meski merasa merinding, Mas Pitos tetap melanjutkan perjalanan setelah memperbaiki ban.
Baca Juga: Motor Listrik Honda EM1 e: Meluncur di GIIAS 2023, Harganya Rp 40 Jutaan
Perjalanan terus berlanjut hingga dia sampai di sebuah tanjakan yang dikenal dengan nama Rajagaluh.
Di sana, dia merasakan keberadaan makhluk halus dan melihat sosok berpakaian putih dengan rambut panjang. Meskipun merasa ketakutan, dia mengucapkan salam dan doa sebagai bentuk perlindungan.
Kejadian lainnya juga terjadi ketika dia melewati sebuah kuburan. Ada sosok berbaju putih dengan rambut panjang yang berada di sana, namun menghilang setelah dia membaca doa.
Selama perjalanan, dia merasa mobilnya digoyang-goyang oleh keberadaan yang tidak kasat mata, terutama ketika dia beristirahat di malam hari.
Keberanian Mas Pitos benar-benar diuji ketika dia mengalami kejadian yang menggemparkan. Seorang teman sesama sopir truk yang pergi mengambil pasir di lokasi yang dikenal sebagai Liang Ula, tidak kembali.
Teman Mas Pitos tersebut diduga tertimpa longsoran saat berada di lokasi tersebut. Meskipun dalam keadaan genting, Mas Pitos bersama rekan sopir lainnya tetap berusaha membantu, meski mobil mereka juga mengalami kendala.(*)