bandungbarat

Akibat Musim Kemarau, Warga Bandung Barat Bercocok Tanam di Permukaan Waduk Saguling

bandungbarat Suara.Com
Selasa, 15 Agustus 2023 | 12:07 WIB
Akibat Musim Kemarau, Warga Bandung Barat Bercocok Tanam di Permukaan Waduk Saguling
Ilustrasi kemarau. Petani di Kabupaten Bandung Barat memanfaatkan lahan permukaan Waduk Saguling untuk bercocok tanam. (Dok. Antara)

SUARA BANDUNG BARAT - Musim kemarau tahun 2023 berdampak pada para petani, yang kekeringan lahan sawahnya.

Bahkan, petani di Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat beralih bercocok tanam di permukaan air Waduk Saguling.

Permukaan tanah yang semula terendam, karena musim kemarau air pun terlihat surut, bahkan sebagian permukaan tanah mengering.

Di permukaan lahan Waduk Saguling yang sudah surut, sejumlah petani yang sedang melakukan aktivitas.

Mulai menyiram tanaman hingga bercocok tanam. Di antara, mereka menanam berbagai jenis tanaman palawija, seperti jagung, timun, ubi, cabai, sosin, dan berbagai tanaman lain.

"Saya rencananya mau menanam timun sama jagung. Ada yang udah ditanam, ada yang baru mau ditanam," kata Ondah Hidayat (60) seorang petani yang berada di lokasi.

Dia mengatakan, terpaksa menggarap lahan permukaan Waduk Saguling karena sawahnya sudah kering, sejak beberapa bulan terakhir tidak dialiri air.

Biasanya, Ondah menggarap sawah sewaanya seluas 1.800 meter di daerah tersebut.

"Biasanya garap sawah sewa, tapi sekarang lagi kering. Nggak ada air dari dua bulan lalu. Baru sekali panen, terus udah tanam musim kedua keburu kemarau, jadi nggak ke panen," kata katanya.

Baca Juga: Misteri Ketukan Pintu Kamar Mandi Kampus di Bandung

Di permukaan Waduk Saguling yang mulai surut, ia sengaja menanam berbagai jenis tanaman palawija yang mudah, dan cepat dipanen.

"Saya baru nanam timun, karena cepat dipanenya dan jagung. Lumayan nanti buah menghadapi tahun baru," katanya.

Petahi lain, Dede Sobari (53) mengaku memang setiap kemarau selalu memanfaatkan permukaan Waduk Saguling untuk bercocok tanam.

Hal tersebut, ia lakukan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

"Setiap airnya surut memang saya selalu nanam di sini, soalnya kan lahan sawahnya kering. Sedangkan harus makan setiap hari, jadi manfaatin yang ada aja," kata Dede. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI