Benarkah Jokowi Bayar 500 T Demi Jegal Anies Baswedan Jadi Capres 2024? Berikut adalah Faktanya!

bandungbarat

Kamis, 24 Agustus 2023 | 23:21 WIB
Benarkah Jokowi Bayar 500 T Demi Jegal Anies Baswedan Jadi Capres 2024? Berikut adalah Faktanya!
Momen Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono. (Instagram/aniesbaswedan)

Suara Bandung Barat - Beredar video hoaks yang menyebut Presiden Jokowi membayar uang senilai Rp.500 Triliun ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan tujuan untuk menjegal Anies Baswedan mendaftarkan diri sebagai calon Presiden.

Video yang diunggah akun SARJANA MUDA itu juga menyebut jika alasan kenapa Jokowi membayar Bawaslu karena ambisi Jokowi yang hendak menjadi presiden 3 periode.

Video yang diunggah dengan narasi video, "BREAKING NEWS ~ NGOTOT 3 PERIODE!! JOKOWI RELA BAYAR 500 T KE BAWASLU DEMI JEGAL ANIES".

Selain itu ditambahkan dengan keterangan, "DEMI AMBISI 3 PERIODE JOKOWI RELA BAYAR 500 T KE BAWASLU DEMI JEGAL ANIES".

Kabar ini akan memantik riuh di masyarakat, untuk itu kebenaran di dalamnya pun akan ditelusuri dan ditemukan bahwa keterangan pada thumbnail video berbeda dengan isi subtansinya.

Dalam video hanya berisikan tentang kumpulan potongan video Anies Baswedan termasuk saat Anies bersilaturahmi ke para ulama, habib dan tokoh se-madura serta potongan video pakar Hukum dan Tata Negara, Refly Harun.

Adapun, narasi pada video tersebut serupa dengan isi artikel yang termuat dalam pantau.com dengan judul, "Bawaslu Sebar SMS Larang Safari Politik Anies, Refly Harun: Bikin Ngakak dan Kurang Kerjaan,".

Narasi tersebut juga identik dengan artikel yang ada dalam liputan6.com dengab judul, "Tolak Kedatangab Anies Baswedan di Jatim, Kelompok PNIB Tebar Spanduk di Sejumlah Posisi" yang diunggah Kamis (16/3/2023) beberapa bulan lalu.

Artikel itu berisikan kunjungan Anies Baswedan di Jawa Timur yang mendapat penentangan dari kelompok Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) di sejumlah titik di Surabaya.

baca juga

Sampai detik ini pemberitaan arus utama belum sedikit pun membahas bahkan mengonfirmasi bahwa Jokowi membayar Rp 500 T untuk menjegal Anies Baswedan agar tidak jadi mengikuti Pilpres 2024 mendatang.

Maka, video yang menyabarkab hal tersebut adalah hoaks, untuk itu jangan mudah percaya dan terus saring informasi yang didapat agar tidak terjebak informasi yang menyesatkan. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fantastis! Indonesia Bikin Malu Thailand di Kandang Sendiri: Assalamualaikum Final!

Fantastis! Indonesia Bikin Malu Thailand di Kandang Sendiri: Assalamualaikum Final!

Bandungbarat | Kamis, 24 Agustus 2023 | 23:14 WIB

Desak Revisi Pasal Karet UU ITE, Anies Baswedan: Kritik Tak Perlu Dipandang Kegiatan Kriminal

Desak Revisi Pasal Karet UU ITE, Anies Baswedan: Kritik Tak Perlu Dipandang Kegiatan Kriminal

News | Kamis, 24 Agustus 2023 | 20:37 WIB

Terkini

Atasi Bibir Kering, Ini 5 Lip Serum Peptide yang Bikin Makin Memesona

Atasi Bibir Kering, Ini 5 Lip Serum Peptide yang Bikin Makin Memesona

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Buntut Viral 'Baca Alquran Dapat Miras', 5 Pihak di The Sounds Project Resmi Dipolisikan

Buntut Viral 'Baca Alquran Dapat Miras', 5 Pihak di The Sounds Project Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?

Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia

Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia

Batam | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59 WIB

Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita

Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Makna Mendalam Surah Ad-Duha yang Viral Dibaca Demi Hadiah Miras di The Sounds Project

Makna Mendalam Surah Ad-Duha yang Viral Dibaca Demi Hadiah Miras di The Sounds Project

Entertainment | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:53 WIB

Dedi Congor Sudah Tersangka Kasus Gratifikasi Polri Sejak 2023, KPK Siapkan Jerat Baru

Dedi Congor Sudah Tersangka Kasus Gratifikasi Polri Sejak 2023, KPK Siapkan Jerat Baru

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:52 WIB

DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan

DPD RI Siap Gelar STSB 2026, GKR Hemas Pastikan Suara Daerah Tak Sekadar Jadi Laporan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Penataan Pasar Cisalak, Ratusan Lapak Ilegal Dirobohkan

Foto | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Sekolah Kemitraan dan Mobilitas Sosial: Pendekatan Collaborative Governance

Jawa Tengah | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:43 WIB

×