نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf'i hadatsin nifaasi lillahi Ta'aala.
Artinya: “Aku berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari nifas karena Allah Ta'ala.”
Terkait pelaksanannya, Syekh Muhammad Nawawi Al-Jawi dalam kitab Kasyifatus Saja, menjelaskan bahwa ada tiga cara khusus untuk bersuci atau mandi wajib.
Tata cara pertama seorang muslim harus melafalkan bacaan niat mandi wajib berbarengan dengan pertama kali menyiramkan air ke anggota badan.
Tata cara kedua yaitu membilas seluruh anggota badan dengan air tanpa terkecuali secara merata, perlu diperhatikan juga bahwa tidak boleh ada yang terlewat.
Tata cara ketiga yaitu memastikan air membasahi seluruh tubuh, mandi wajib tidak sah jika masih ada bagian tubuh yang terlewat dan disebut masih berhadas.
Ada pula sunnah yang diajarkan yaitu mengguyur badan mulai dari sisi kanan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan sisi kiri.(*)
Baca Juga: CATAT! Jangan Lewatkan Momen Penting Ini setelah Melakukan Hubungan Ranjang Kata Dokter Boyke