bandungbarat

Timbul Bau pada Area Kewanitaan, Apakah Normal atau Ada Gejala Kesehatan? Begini Penjelasannya

bandungbarat Suara.Com
Minggu, 03 September 2023 | 09:56 WIB
Timbul Bau pada Area Kewanitaan, Apakah Normal atau Ada Gejala Kesehatan? Begini Penjelasannya
Ilustrasi menjaga kesehatan area kewanitaan agar tidak tumbuh jamur dengan mencucinya. (Unsplash/Timothy Meinberg)

SUARA BANDUNG BARAT - Bagi para wanita umumnya, mereka mungkin sering mendapati area kewanitaan mereka mengeluarkan bau.

Namun, apakah timbulnya bau pada area kewanitaan tersebut menjadi sesuatu yang wajar atau ada masalah soal kesehatan?

Dilansir bandungbarat.suara.com dari laman naturalcycles.com pada Minggu (3/9/2023), area kewanitaan yang menimbulkan bau sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar.

Pasalnya, organ intim wanita tersebut memiliki bakteri alami yang memberikan penjagaan terhadap tingkat pH agar tetap seimbang dan sehat.

Setiap orang, sangat mungkin memiliki bau organ intim yang berbeda-beda dan ada momen-momen tertentu yang juga membuat baunya berubah.

Meskipun begitu, perubahan bau pada area kewanitaan sebenarnya bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan.

Hanya saja, ketika terjadi perubahan bau yang menyengat, bisa jadi ada pertanda sesuatu yang tidak beres pada organ intim.

Misalnya muncul keputihan dengan disertai bau amis serta menyengat, hal itu bisa jadi tanda atau gejala bakterial vaginosis atau infeksi menular seksual.

Namun, jika tercium bau busuk ketika buang air kecil, kondisi tersebut bisa jadi bertanda infeksi saluran kemih.

Baca Juga: Lowongan Kerja Terbaru! PT Gizitatapangan Sejahtera Membutuhkan Kandidat untuk Isi 2 Posisi Tersedia

Apabila kondisi-kondisi tersebut tidak berubah dan makin parah, lebih baik untuk menghubungi penyedia layanan kesehatan.

Selain itu, perlu diingat bahwa perubahan bau pada area kewanitaan dengan aroma yang ringan tidak akan menjadi sesuatu yang berbahaya dan normal terjadi.

Perlu diingat pula, bahwa organ intim memiliki sistem untuk membersihkan dirinya sendiri dan penggunaan pembersih seperti sabun malah bisa mengganggu pH area kewanitaan.

Alhasil, alih-alih berniat untuk membuatnya bersih dan wangi, malah membuat keadaan menjadi sebaliknya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI