bandungbarat

Menilik Potensi Bisnis Tanaman Hias, Teten Masduki Sebut Nilai Ekspor Terus Meningkat

bandungbarat Suara.Com
Senin, 02 Oktober 2023 | 12:52 WIB
Menilik Potensi Bisnis Tanaman Hias, Teten Masduki Sebut Nilai Ekspor Terus Meningkat
FLOII Expo, Pameran Tanaman Hias di ICE BSD (Dok. Suara.com)

SUARA BANDUNG BARAT - Menilik potensi bisnis tanaman hias di Indonesia disebut-sebut akan cukup kuat dengan nilai ekspor yang terus meningkat.

Meski demikian, potensi pasar ekspor tanaman hias ini belum seluruhnya tergarap secara optimal.

Dengan demikian, Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, pelaku industri tanaman hias perlu membentuk ekosistem yang bisa meningkatkan volume dan nilai penjualan baik di dalam negeri maupun untuk tujuan ekspor.

Berbagai keterbatasan industri tanaman hias, disebut Teten Masduki membuat Indonesia hanya mampu meraih 0,1 persen dari global market value tanaman hias, yang mencapai 22,329 miliar dolar AS.

"Nilai ekonomi pada industri tanaman hias di Indonesia cukup kuat dengan volume dan nilai ekspor yang terus meningkat rata-rata 10 persen per tahun. Namun, potensi pasar ekspor belum seluruhnya tergarap optimal," kata Teten Masduki.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor tanaman hias Indonesia pada 2021 mencapai 20.300 ton.

Sedangkan, volume ekspornya juga meningkat 11,5 persen atau 2.100 ton dibandingkan ekspor tahun 2020.

Peningkatan juga terjadi pada nilai ekspor dari 19,9 juta dolar AS pada 2020 menjadi 21,9 juta dolar AS pada 2021 atau meningkat 10 persen.

"Dengan besarnya peluang ekspor tanaman hias, dan dalam rangka mencapai misi Indonesia Emas di tahun 2045, diharapkan ke depan nilai ekspor ini dapat meningkat dari tahun ke tahun dan nilai impor semakin menurun," katanya.

Baca Juga: Menjelang MotoGP Mandalika 2023, Marc Marquez Makin Percaya Diri Usai Rebut Podium di Jepang

Teten Masduki juga mengatakan, sekarang ini setiap negara sedang mencari hal yang menjadi keunggulan domestiknya.

Contoh seperti Norwegia yang tidak lagi mengandalkan pendapatan dari sektor migas yang eksploitatif, melainkan dari budidaya ikan salmon yang berkelanjutan.

Indonesia, selain memiliki kekayaan biodiversity juga menjadi sumber talenta dalam industri tanaman hias.

Jika menggunakan value Sustainable Development Goals (SDGs) Teten menegaskan, industri ini memenuhi konsep 3P (Profit, People dan Planet).

Terdapat negara utama tujuan ekspor tanaman hias Indonesia, seperti Jepang, disusul Singapura, Belanda, Amerika, China, Korea Selatan, Malaysia, dan Kanada.

Dengan jenis tanaman hias, seperti Krisan, Saintpaulia, Euphorbia, Lilium, Philodendron, dan Lomandra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI