1. Kurangnya Nutrisi
Sekam padi adalah media tanam yang rendah nutrisi. Ini berarti tanaman Anda akan memerlukan pemupukan tambahan secara teratur untuk mendapatkan nutrisi yang cukup.
2. Penyusutan Volumetrik
Sekam padi memiliki kecenderungan untuk menyusut secara volumetrik seiring waktu, yang berarti Anda mungkin perlu menambahkan lebih banyak sekam padi secara berkala.
3. Potensi Kerusakan oleh Hama dan Penyakit
Terlepas dari kandungan silika yang menguntungkan, sekam padi dapat menjadi tempat berkembang biaknya hama atau penyakit jika tidak dijaga dengan baik. Oleh karena itu, pemantauan dan perawatan yang baik diperlukan.
4. Terkompresi dalam Waktu
Seiring waktu, sekam padi dapat menjadi lebih padat dan kurang efektif dalam memberikan drainase dan aerasi yang baik kepada tanaman jika tidak dijaga dengan baik.(*)
Baca Juga: Tak Hanya untuk Dekorasi, Berikut Ini 5 Manfaat Meletakkan Tanaman Hias di Aquarium