SUARA BANDUNG BARAT - Mungkin tidak sedikit orang mendekorasi rumah untuk mempercantik penampilan suatu ruangan menggunakan tanaman hias.
Selain dapat memberikan kesan natural, segar, kesejukan dan asri. Menempatkan tanaman hias dalam rumah pun memiliki manfaat untuk penghuninya.
Di tengah cuaca panas dan tingginya polusi udara yang sedang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Tentu tanaman hias bisa menjadi pilihan untuk membantu menyerap polutan yang masuk ke dalam rumah, dan menyegarkan kembali udara.
Terlebih lagi, kondisi cuaca panas di sejumlah daerah di Indonesia membuat tanaman hias sangat penting untuk dimiliki.
Satu di antara tanaman hias yang memiliki manfaat baik untuk menyerap polusi udara yakni lidah mertua.
Lidah mertua atau Sanseviera adalah tanaman hias asal Benua Afrika yang banyak dijumpai di Indonesia.
Lidah mertua ini memiliki ragam warna, mulai dari hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning.
Selain itu, lidah mertua memiliki daun yang unik dengan karakteristik keras, tegak dan runcing ujungnya.
Baca Juga: Pol Espargaro Digantikan Pedro Acosta di Tim GasGas Tech3 untuk MotoGP 2024
Bentuknya yang tajam dan runcing inilah menjadi penyebab tanaman hias ini dinamai lidah mertua.
Sebagai informasi, tanaman lidah mertua dapat menyerap gas polutan berbahaya, seperti karbon monoksida, benzene, formaldehyde, dan karbon dioksida hingga 46 persen.
Melalui sel-sel daunnya, lidah mertua dapat menyaring kotoran, bau atau gas berbahaya lalu mengubahnya menjadi udara bersih.
Menurut penelitian NASA pada 1999, bahwa lidah mertua dapat menyerap 107 jenis polutan di daerah yang memiliki lalu lintas padat, dan ruangan penuh asap rokok.
Memiliki kelebihan tersebut, tanaman ini cocok untuk dimiliki, terutama bagi warga Jakarta yang kerap menghadapi udara berpolusi.
Terkadang, polusi udara Jakarta sangat tinggi dan tidak baik untuk kesehatan. Sebab itu, perlu mempertimbangkan untuk menanam lidah mertua di rumah demi kesehatan diri sendiri dan keluarga.