4. Penyiraman yang Teratur
Saat merawat Alocasia, penting untuk menjaga tanah tetap lembab tetapi tidak tergenang air.
Siramlah tanaman secara teratur, terutama saat musim panas, tetapi pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik untuk menghindari akumulasi air berlebih.
5. Pemupukan yang Benar
Pupuklah Alocasia selama musim tumbuh, yaitu sekitar musim semi hingga awal musim gugur.
Gunakan pupuk cair yang mengandung nutrisi lengkap atau pupuk granular dengan kadar nutrisi yang sesuai. Terapkan pupuk ini setiap 4-6 minggu sekali untuk hasil yang optimal.
6. Perawatan Daun
Daun Alocasia yang indah perlu diperhatikan. Bersihkan debu dan kotoran dari permukaannya secara berkala dengan kain lembut yang dibasahi.
Jika daun mulai menguning atau mengering, potong daun yang rusak dengan hati-hati untuk mempromosikan pertumbuhan yang sehat.
Baca Juga: Kabar Rumah Ketua KPK Firli Bahuri Digeledah Dibantah Ketua RW tapi Lokasi Perumahan Dijaga Ketat
7. Periode Dormansi
Alocasia bisa mengalami periode dormansi di mana tanaman mulai beristirahat dan daunnya rontok.
Ini adalah proses alami, dan Anda hanya perlu mengurangi frekuensi penyiraman selama periode ini. Setelah beberapa waktu, tanaman akan kembali tumbuh dengan daun baru.
8. Pemindahan Pot
Pemindahan pot diperlukan hanya ketika tanaman sudah benar-benar mengisi pot dengan akar. Lakukan pemindahan ini pada musim semi dan gunakan pot yang sedikit lebih besar dari pot sebelumnya.(*)