SUARA BANDUNG BARAT- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat akan melakukan pembinaan berjenjang baik bagi sekolah maupun para pedagang di lingkungan sekolah di wilayahnya.
Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kejadian keracunan jajanan makanan di lingkungan sekolah yang akhir-akhir ini terjadi di Kabupaten Bandung Barat.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Asep Dendih mengatakan, dirinya sudah berkordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengawasan terhadap pedagang yang menajajakan jajanan di sekolah.
“Tindak lanjut dengan pembinaan berjenjang, baik melalui pengawas, kemudian Kepala Sekolah sampai dengan guru yang berdekatan dengan Siswa,” katanya, Senin (16/10/2023).
Ia menambahkan, pihaknya juga bekerjasama dengan OPD terkait untuk melakukan pembinaan pada para pedagang agar jajanan yang disajikan dibuat dari bahan yang layak konsumsi.
“Upayanya adalah, pengawasan pedagang, dan sterilisasi pedagang yang ada di sekolah. Nanti pedagang yang ada di sekolah itu akan diberi label, kemudian makanannya juga terstruktur," katanya.
"Kami akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan. Bahkan akan uji petik dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan,” imbuhnya.
Ia menyebut, pihaknya akan melakukan uji petik terhadap produk jajanan makanan yang ada di sekolah. Hal itu menjadi upaya preventif yang dilakukan sehingga anak-anak di lingkungan sekolah aman dari potensi keracunan makanan.
"Unit Kesehatan Sekolah (UKS) juga akan terlibat pada pengawasan mutu jajanan ini. Oleh karenanya pihak Dinas Pendidikan akan menyiapkan SDM untuk pelibatannya," katanya.
“Kami menyiapkan SDMnya untuk berkolaborasi, memahami tentang kesehatannya, menu makanannya, jadi nanti ada petugas khusus di sekokah yang mengurusi UKS itu sendiri,” tandasnya. (*)
Baca Juga: Sampai Kiamat Palestina dan Israel Tak Akan Damai, Begini Penjelasan Gus Baha