SUARA BANDUNG BARAT - Fittonia, dikenal juga sebagai "nerve plant," yaitu tanaman hias yang menakjubkan dengan daun berwarna-warni yang memikat hati.
Ketika memutuskan untuk propagasi fittonia, salah satu pertanyaan yang muncul, yaitu perihal media tanam manakah yang lebih tepat untuk perbanyakan tersebut.
Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Lesya's Leaves, Senin (16/10/2023) berikut ini adalah perbandingan yang tepat antara air dan tanah, terkait manakah yang lebih cocok untuk perbanyakan fittonia.
Perbanyakan fittonia dengan tanah, sebaiknya menggunakan pot kecil dengan campuran tanah yang ringan, potong batang fittonia sekitar 5 hingga 10 cm dari tanaman ibu, pastikan setiap potongan memiliki beberapa daun dan akar.
Kemudian, letakkan dalam pot dengan memastikan setiap potongan memiliki kontak dengan tanah, pantau terus kelembapannya dan lakukan perawatan rutin.
Sementara, untuk perbanyakan dengan media tanam air, cukup menyiapkan gelas atau wadah dengan air biasa, potong batang fittonia seperti halnya di lakukan dalam metode tanah.
Lalu, rendam potongan tersebut dalam air dengan memastikan bagian daunnya tidak menyentuh air dan tetap pantau pertumbuhan akarnya karena setelah akar cukup panjang, sebaiknya dipindahkan ke tanah.
Lalu bagaimana perbandingannya?
Kedua metode ini efektif dan memiliki plus minus masing-masing. Akan tetapi, perbanyakan dengan tanah itu memiliki sedikit risiko kegagalan dan potongan memiliki lebih banyak nutrisi awal dari tanah.
Sementara, perbanyakan dengan air, perkembangan akar lebih jelas terlihat dan memberikan kontrol yang lebih baik atas kelembapan.
Baca Juga: Pemula Wajib Tahu! Berikut Cara Menanam dan Merawat Agar Tanaman Hias Sikas Tumbuh Subur dan Lebat
Nah, jadi, pilihan antara tanah dan air sebagian besar bergantung pada preferensi pribadi dan kondisi lingkungan.
Namun, jika menginginkan pendekatan yang lebih sederhana dan stabil, media tanam tanah adalah pilihan yang baik. (*)
Sumber:
Channel YouTube Lesya's Leaves