SUARA BANDUNG BARAT - Brad Binder mengakui kesalahannya yang membuat Luca Marini (Mooney VR46), dan Miguel Oliveira (RNF Racing) terjatuh.
Pebalap Red Bull KTM itu menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh tim Mooney VR46 dan RNF Racing atas insiden di balapan utama MotoGP Indonesia, Sirkuit Mandalika, pada Minggu, (15/10/2023).
"Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh tim Mooney VR46 dan tentu saja, Luca (Marini). Lalu mengenai Miguel (Oliveira) di Tikungan 2, itu adalah 100 persen kesalahan saya. Jadi, lebih banyak permintaan maaf padanya dan timnya," kata Binder.
Adapun Binder yang berhasil finis di posisi enam dikenai dua kali long lap penalti karena dinilai berkendara secara 'berbahaya dan tidak bertanggung jawab'.
"Dua penalti dan double long lap itu, saya pantas mendapatkan keduanya. Mempertimbangkan segalanya, kami beruntung finis di urutan keenam," kata rider asal Afrika Selatan itu.
Untuk perihal crash, Binder mengungkapkan, bahwa itu dikarenakan salah perhitungan terkait pemilihan ban.
Ia memiliki ban belakang medium, yang ia pikir akan menjadi pilihan terbaik selama menjalani 27 putaran di MotoGP Mandalika.
"Saya agak ragu memilih ban mana, dan pada akhirnya ban belakang medium lah yang dinilai tepat, jadi terima kasih kepada tim yang telah membantu dalam hal itu," kata Binder.
"Lap pertama cukup baik. Saya hanya ingin membangun kepercayaan diri, dan saya mengalami sedikit goyangan di Tikungan 8, dan ketika saya menginjak rem di Tikungan 9, tuasnya langsung kembali ke jari saya, sehingga saya tidak mendapat banyak tekanan," sambungnya.
Baca Juga: Gak Nyangka! 4 Tanaman Hias Bercorak Garis-Garis Cantik Paling Banyak Dicari di Bulan Oktober
Sementara itu, seri ke-16 MotoGP 2023 akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, MotoGP Australia pada akhir pekan mendatang.
Binder mengatakan, sirkuit tersebut merupakan satu di antara trek favoritnya karena membutuhkan keahlian teknis dan cepat. (*)