Bupati Meranti Muhammad Adil mengancam pemerintah pusat dengan angkat senjata. Lalu keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena banyak masalah yang dihadapi warga Meranti. Dianggap karena ketidakadilan dari pemerintah pusat.
Bupati Meranti melontarkan sejumlah pernyataan pedas itu dalam rapat koordinasi dengan Kementerian Keuangan RI beberapa waktu lalu.
Bupati Meranti Muhammad Adil bahakn menyebut Kementerian Keuangan isinya setan dan iblis.
Adil menyebut hal itu lantaran merasa daerah yang dipimpinnya diperlakukan tidak adil oleh Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Sri Mulyani.
Berikut 4 pernyataan Bupati Adil yang bikin heboh:
1. Jangan Hisap Uang Kami
Bupati Meranti ini lebih memilih hidup dari usaha sendiri daripada mengandalkan pemerintah pusat yang menurutnya sudah mengeksploitasi Meranti.
“Gapapa, kami juga masih bisa makan, daripada uang kami dihisap oleh pusat,” tegas Adil.
2. Serahkan Meranti ke Negara Tetangga
Saking ‘hopeless-nya’, Muhammad Adil meminta pemerintah pusat untuk menyerahkan Meranti ke negara tetangga.
“Bapak mau tahu, akibat pandemi covid, warga Meranti nggak bisa pergi ke Malaysia, 41 ribu penganggurannya, kalau bapak nggak mau mengurus kami, pusat tidak mau mengurus Meranti, kasihkan kami ke negeri sebelah,” katanya.
3. Apa Perlu Meranti Angkat Senjata?
Ancaman yang tak kalah serius, adalah saat Muhammad Adil mencetuskan ide angkat senjata.
“Kan saya ngomong, apa bapak tidak paham omongan saya? Apa perlu Meranti angkat senjata?” ujar Muhammad Adil.
4. Sudah Muak dengan Kementerian Keuangan