Pertandingan final perebutan juara dunia antara Prancis dan Argentina memakan korban di Manado. Seorang anak baru gede (ABG) meregang nyawa lantaran mengolok seseorang yang mendukung Prancis.
Peristiwa itu terjadi Minggu (19/12/2022). Foto pelaku dan korban bahkan viral di media sosial (Medsos).
Salah satu akun yang mengunggah kabar tersebut adalah @makcombackreal. Di akun itu disebutkan penusukan terjadi di Manado saat dini hari.
Saat itu, pendukung Argentina merayakan kemenangan tim yang mereka dukung dengan cara konvoi kendaraan di Jalan Boulevard Dua, Kelurahan Sindulang 2, Kecamatan Tuminting.
"Dari informasi yang didapat, korban yang saat itu tengah konvoi di Jalan Boulevard Dua, melewati pelaku yang sedang berdiri di tepi jalan memakai jersey Prancis," demikian keterangan tersebut ditulis, dikutip Selasa (20/12/2022).
Dari akun tersebut, korban yang tewas berusia 17 tahun. Namanya Jesen Buluran. Sedangkan pelaku berinisial ET alias Aso dengan usia 36 tahun.
Dari narasi postingan itu juga, katanya penusukan karena pelaku merasa tersinggung korban geber-geber motor ketika gelar konvoi dan merayakan kemenangan Argentina.
Pelaku emosi, lalu mengadang motor korban. Tanpa basa-basi, Aso menusuk dada Jesen pakai senjata tajam (Sajam).
"Pelaku kemudian mengadang motor korban dan langsung mencabut pisau badik jenis besi putih yang diselipkan di pinggang lalu menikam korban di bagian dada," tulis akun itu.
Baca Juga: Alasan Tokocrypto PHK Massal Karyawan Usai Dicaplok Binance
Kembali mengutip narasi di akun tersebut, pelaku dikabarkan sempat melarikan diri ketika lihat korban bersimbah darah. Tapi, polisi setempat bergerak cepat untuk bisa menangkap pelaku.
Usai ditangkap, pelaku digelandang ke Polresta Manado buat mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Kini Pelaku berhasil diamankan oleh Tim Resmob Polresta Manado," jelas admin akun @makcombackreal.