Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:31 WIB
BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan
Ilustrasi asuransi mobil.(freepik/jcomp)
  • Presiden Direktur BCA Finance menyoroti pentingnya Generasi Z membeli kendaraan secara rasional menggunakan skema cicilan.
  • Pemilihan kendaraan harus berdasarkan kebutuhan riil individu, agar cicilan tidak menjadi beban finansial jangka panjang.
  • Pembiayaan otomotif dapat dimanfaatkan untuk mengatur arus kas asalkan kemampuan membayar calon debitur telah dipertimbangkan.

Suara.com - Generasi Z atau muda harus pintar dalam membeli kendaraan dengan skema biaya cicilan, agar tidak menjadi beban jangka panjang.

Presiden Direktur BCA Finance, Petrus Karim, mengatakan, potensi pasar otomotif nasional masih besar, terutama ditopang populasi Indonesia yang hampir 300 juta jiwa. Namun, tantangannya adalah mengelola minat belanja agar tetap rasional.

“Potensi masyarakat Indonesia yang hampir 300 juta jiwa dengan ekonomi sebesar ini, potensinya pasti besar. Tinggal bagaimana kita memenuhi itu, meningkatkan minat masyarakat untuk spending, untuk belanja, terutama belanja alat-alat transportasi,” kata Petrus dalam diskusi strategi pembiayaan otomotif rangkaian dari BCA Expoversary di ICE BSD Tangerang, Kamis (5/2/2026).

Kata dia, geerasi  muda kerap tergoda memilih kendaraan di luar kebutuhan riil. Padahal, pola pemakaian harian sering kali tidak sebanding dengan ukuran atau harga kendaraan yang dibeli.

“Kalau secara khusus bagaimana cara memilih kendaraan, itu kembali ke kebutuhan masing-masing individu. Untuk apa mobilnya, apakah untuk kerja atau untuk keluarga. Banyak orang memilih mobil besar yang muat banyak, padahal kenyataannya jarang dipakai penuh,” ujar Petrus.

Ia mengatakan, keputusan yang tidak tepat dapat membuat angsuran terasa berat meski bunga kredit rendah.

Ilustrasi BCA Finance. [BCA]
Ilustrasi BCA Finance. [BCA]

“Jangan sampai minat lebih besar dari kebutuhan,” kata Petrus.

Dari sisi roda dua, Direktur BCA Finance Herwandi Puswanto menyebut prinsip yang sama berlaku bagi pembeli motor, termasuk generasi muda. Penentuan pilihan harus berurutan dari kebutuhan, keinginan, hingga kemampuan bayar.

“Pertama dilihat kebutuhannya, kemudian keinginannya, dan terakhir kemampuannya. Jenis motor beragam, ada untuk jalan raya, pedesaan, hingga off-road. Yang penting disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan,” kata Herwandi.

Ia menambahkan, tren motor otomatis masih mendominasi, meski motor petualang mulai diminati anak muda.

“Secara data, motor matik masih mendominasi. Namun, motor adventure juga mulai naik, terutama di kalangan anak muda,” ujarnya.

Terkait skema pembiayaan, Herwandi menilai kredit dapat dimanfaatkan untuk mengatur arus kas, selama disesuaikan dengan kemampuan.

“Dengan bunga spesial 5,69 persen dan DP yang rendah, kredit bisa membantu mengelola cash flow. Tidak ada salahnya memanfaatkan pembiayaan jika penawarannya menarik,” kata Herwandi.

Petrus menambahkan, calon debitur tetap harus memperhitungkan kesesuaian penghasilan dan usia sebelum mengambil kredit.

“Pada dasarnya semua orang bisa mengajukan kredit, selama penghasilannya sesuai dengan kendaraan yang dipilih. Kami menyediakan simulasi kredit agar angsuran sesuai kemampuan,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Apa Itu Take Over KPR dan Manfaatnya untuk Ringankan Cicilan Rumah

Kenali Apa Itu Take Over KPR dan Manfaatnya untuk Ringankan Cicilan Rumah

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 11:09 WIB

OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi

OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 12:05 WIB

Ponzi Berkedok Syariah, OJK dan PPATK Jelaskan Kasus Fraud Pinjol Dana Syariah Indonesia

Ponzi Berkedok Syariah, OJK dan PPATK Jelaskan Kasus Fraud Pinjol Dana Syariah Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:08 WIB

Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen

Aturan Asuransi Kesehatan Dibuat, OJK Tetapkan Aturan Co-Payment Jadi 5 Persen

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 09:57 WIB

Fenomena Demam Saham Asuransi Awal 2026, Kesempatan atau Jebakan Bandar?

Fenomena Demam Saham Asuransi Awal 2026, Kesempatan atau Jebakan Bandar?

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 19:22 WIB

Izin Usaha Pendirian Unit Syariah PT Manulife Indonesia Dicabut, Ini Alasannya

Izin Usaha Pendirian Unit Syariah PT Manulife Indonesia Dicabut, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 07:54 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB