Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Venna Melinda seolah membuka kedua matanya.
Ia kini baru mengakui bahwa butuh perjuangan keras untuk meyakinkan keluarga besarnya soal Ferry Irawan saat itu.
“Ibuku kecewanya luar biasa,” kata Venna sembari meneteskan air mata.
“Kita itu sebetulnya menentukan jadiannya cuma seminggu, yang lama kan roadshownya meyakinkan keluarga aku,” urainya.
Venna terus terang bahwa saat itu butuh waktu lama untuk meyakinkan anak, orang tua hingga keluarga besarnya.
“Meyakini ibuku aja 4 kali, meyakini Athala 2-3 kali, meyakini adik aku berapa kali,” ujarnya.
“Dan keluargaku yang di Bali belum ada yang setuju sebetulnya,” sambungnya.
Venna menceritakan bahwa keluarga besarnya di Bali menyayangkan hal tersebut.
“Om aku, ya kakaknya mama, semuanya nggak pernah setuju, baru mau dateng liat aku. Mereka bilang ‘kamu diselamatin sang hyang widhi, karena kamu tu orang baik Venna,’, karena keluarga ibuku kan hindu,” ceritanya.
Baca Juga: Ibu Eny Sering Marah Bila Tetangganya Terlalu Sering Membantu, Tanda Harga Diri Tinggi?
“Kamu itu salah jalan Venna, karena kamu nggak mau dengerin semua, kita keluarga besar dari awal udah nglarang aku digituin,” sambungnya.
Namun Venna mengakui bahwa dirinya tidak menyesali semua yang sudah terjadi padanya.
“Tapi sekali lagi aku bilang, aku bangga kok karena nggak pernah dihidup mena sampai 50 tahun nggak pernah punya niat jahat,” katanya.
“Jadi kalau aku di titik ini, ya aku mau gimana? Ya itu udah nasib, omongan orang aku tutup mata,” jelasnya.