Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa biaya haji di 2023 masih dalam proses kajian. Sehingga belum ditetapkan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Negara terkait wacana kenaikan biaya haji yang diusulkan Kementerian Agama (Kemenag) dan ramai dibahas.
“Biaya haji masih dalam proses kajian,” ujar Presiden Jokowi, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (25/01/2023).
Menurut Presiden, biaya haji yang diusulkan oleh Kementerian Agama masih belum final. Saat ini, pemerintah masih melakukan proses kajian dan kalkulasi terkait biaya haji tahun 2023.
“Itu belum final, belum final sudah ramai. Masih dalam proses kajian, masih dalam proses kalkulasi,” ucap Presiden.
Untuk diketahui, sebelumnya pemerintah melalui Kemenag mengusulkan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi sebesar Rp 69.193.733 per orang.
Biaya tersebut lebih tinggi dari BPIH tahun 2022 yang ditetapkan sebesar Rp39.886.009 per orang.