Dalam sidang cerai lanjutan Rabu (1/2/2023) di Pengadilan Agama Purwakarta, Dedi Mulyadi menghadirkan dua orang saksi yakni ajudan dan sopir pribadinya. Untuk membantah segala bukti dan tuduhan Ambu Anne Ratna.
Namun kehadiran kedua orang saksi itu justru membuat rumah tangga semakin di ujung tanduk. Kesaksian sejumlah sopir pribadi Kang Dedi tersebut dimentahkan oleh Ambu Anne Ratna dihadapan majelis hakim.
Bahkan yang mengejutkan pengakuan ajudan Kang Dedi soal hutang pilkada hingga perihal sebuah mobil alphard yang ditarik leasing.
Justru kemudian dipertanyakan Ambu Anne apakah mobil Alphard dan hutang pilkada masuk dalam nafkah keluarga.
Sementara kesaksian sopir bikin Kang Dedi selaku tergugat mati kutu.
Lantaran dimentahkan pula oleh Ambu Anne Ratna. Karena saat Ambu Anne Ratna mengandung Nyi Hyang Sukma Ayu selama 9 bulan penuh.
Kang Dedi disebut tidak pernah ada perhatian. Hanya mendampingi saat melahirkan saja.
“Saya pertanyakan tadi di hadapan majelis hakim, apakah selama saya hamil tergugat Kang Dedi pernah mengantarkan memeriksakan kehamilan Nyi Hyang Sukma Ayu. Saksi menjawab tidak pernah,” beber Ambu Anne Ratna.
Tak kalah serunya yang buat Kang Dedi mati kutu, sopir pribadi Kang Dedi kurun waktu 2018 sampai 2022.
Baca Juga: Tak Kunjung Umumkan Capres, KIB Disebut Bakal Patuh Arahan Jokowi
Hanya satu kali mengantarkan Ambu Anne Ratna dengan tergugat Kang Dedi untuk pergi ke undangan.
“Apakah ini yang kemudian disebut mencerminkan hubungan suami istri yang harmonis. Coba 4 tahun hanya satu kali berbarengan,” terang Ambu Anne Ratna.
Ambu Anne Ratna menegaskan kembali sejak bulan April 2022 tergugat hanya satu kali berkunjung ke rumah.
Kemudian pulang lagi, penggugat hanya bawa satu koper barang-barang pribadi. Baju daleman di rumah dinas sudah tidak ada lagi.
Termasuk Ambu Anne juga menegaskan soal tergugat Kang Dedi yang memberikan bukti chatting, justru dibantah oleh Ambu Anne.
“Bukti Chatting saya tidak pernah dan bukan tipikal saya berkomunikasi secara kasar, sampai sekarang pun memanggil dia ya ayah. Saya menghargai karena dia sebagai ayah dari anak-anak,” kata Ambu Anne.
Ambu Anne mengaku bahwa dirinya memblokir nomor kontak suaminya Kang Dedi. Hanya ingin menegaskan kembali semua rangkaian dari mulai Minggu kemarin dari pembuktian dan kesaksian.
“Semua saksi dari pihak saya dan tergugat kami sudah tidak pernah tinggal serumah lagi, bukan pisah ranjang, tapi tidak tinggal se rumah. Itu bukti cukup rumah tangga kami tidak dalam baik-baik saja,” pungkasnya.