"Kamu juga harus tetap terhidrasi, ini membuat cairan bergerak melalui saluran kemih kamu dan membantu membersihkan bakteri," kata Horvath.
Mary Jane Minkin, seorang profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Yale University, sependapat.
"Meskipun saya selalu mendorong pasien saya untuk buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan seks, sebenarnya tidak ada data ilmiah untuk mendukung kebiasaan tersebut," katanya.
"Saya mendorong semua pasien saya untuk tetap terhidrasi dengan baik, dan sering buang air kecil," tambahnya.
Menurut Horvath pergilah ke kamar mandi jika kamu ingin merasakan buang air kecil. Menahan buang air kecil bisa menimbulkan peluang terkena ISK atau kandung kemih.
"Jadi biarpun akan sedikit mengganggu, jika kamu harus buang air kecil, pergilah (ke kamar mandi)," pesannya.