Surat Terbuka Ketua Yayasan Keturunan Tomanurung Sulawesi Selatan Tolak Hukuman Mati Ferdy Sambo

Suara Bestie

Rabu, 15 Maret 2023 | 14:07 WIB
Surat Terbuka Ketua Yayasan Keturunan Tomanurung Sulawesi Selatan Tolak Hukuman Mati Ferdy Sambo
Ferdy Sambo

Annar Salahuddin Sampetoding Ketua Yayasan Keturunan Tomanurung Sulawesi Selatan menolak hukuman mati terhadap Ferdy Sambo.

Lewat surat terbuka dan video di kanal youtube Annar Salahuddin Sampetoding, tokoh masyarakat asal Sulawesi Selatan ini menulis sejumlah alasan. Kenapa Ferdy Sambo tidak pantas dihukum mati.

Berikut surat terbuka yang meminta Presiden Jokowi ikut menolak hukuman mati terhadap Ferdy Sambo:

Perkenankan kami dari salah satu dari Tokoh Masyarakat Sulawesi selatan dari tiga etnis tersebut diatas, sekaligus Ketua Yayasan Keturunan Tomanurung Sulawesi selatan di seluruh Indonesia merespon vonis yang menimpa salah seorang bagian dari keluarga besar kami Saudara Ferdy Sambo. 

1. Atas dasar penghormatan terhadap institusi pengadilan, kami menghargai apa yang sudah menjadi keputusan pengadilan dalam perkara ini.

Meski demikian, kami menganggap bahwa vonis mati terhadap saudara kami Ferdy Sambo sangatlah berlebihan. Bahwa betul beliau bersalah, tetapi apakah hukuman mati adalah vonis yang tepat? 

2. Vonis mati terhadap Ferdy Sambo kami anggap berlebihan karena tampaknya hukuman yang diberikan lebih karena untuk memenuhi keinginan masyarakat tertentu semata dan bukan atas dasar keadilan yang substantif. 

Dengan mempertimbangkan aspek-aspek yang muncul di persidangan khususnya yang disampaikan pihak Ferdy Sambo karena kejadian penembakan ini tidak berdiri sendiri begitu saja tanpa sebab.

3. Kami meyakini saudara kami Ferdy Sambo semata-mata hanya ingin membela harkat dan martabat pribadi keluarganya yaitu “SIRI’ NA PACCE” sesuatu yang dalam tentang keyakinan budaya kami orang Sulawesi Selatan yang terdiri dari Etnis Toraja, Makassar, Bugis, dan siapa pun.

baca juga

Tentu bisa saja melakukan tindakan apa pun untuk membela harkat dan martabat keluarga dan pribadinya tersebut, yang harus dilakukan sendiri tanpa terwakilkan.

4. Vonis mati terhadap Ferdy Sambo seakan-akan tidak menyisakan sedikit ruang keadilan yang selama proses atau fakta persidangan sudah mengaku salah, berkali-kali meminta maaf dan siap bertanggung jawab, bahkan bersikap sopan. Apakah tidak ada pertimbangan hukum atau keringanan atas sikap seperti ini sehingga harus dihukum mati?

5. Saudara kami Ferdy Sambo dan keluarganya jauh sebelum vonis pengadilan ini dijatuhkan sudah mendapat hukuman sosial yang teramat berat dari seluruh masyarakat Indonesia yang sejujurnya membuat kami semua terpukul amat sangat dalam. 

Penghakiman sosial oleh masyarakat ini jauh lebih dahsyat dari hukuman fisik karena menyentuh jantung jiwa dan spirit keluarga terutama anak-anak yang terbilang masih kecil dan pasti sangat tergoncang atas cemohan, cibiran dan cacian dari masyarakat. 

Kerelaan saudara Ferdy Sambo menerima semua itu apakah tidak menjadikan pertimbangan sampai menjatuhkan pidana mati bagi saudara kami ini? 

6. Saudara kami Ferdy Sambo tidak dilahirkan sebagai seorang penjahat seperti perlakuan masyarakat saat ini,karena pengabdian dia selama 28 tahun pada negara dan bangsa ini melalui institusi Polri. 

Lebih dari itu, Ferdy Sambo adalah Polisi dengan sejumlah prestasi. Dia mendapatkan penghargaan tertinggi dari Polri berupa enam pin emas Kapolri. Karena pengabdiannya selama 28 tahun menjadi anggota Polri membuat dirinya dianugerahi Bintang Bhayangkara Pratama yang diberikan Presiden RI.

Apakah ini tidak menjadi pertimbangan ampunan yang perlu diberikan sampai beliau harus divonis mati? 

7. Kami keluarga besar Sulawesi Selatan terkhusus Etnis Toraja Makassar dan Bugis seluruh Indonesia meyakini masih ada keadilan yang didapatkan saudara kami Ferdy Sambo melalui upaya hukum BANDING yang sudah diajukan. 

Atas dasar keadilan dan kemanusiaan, hukuman mati adalah sesuatu yang sangat berlebihan dan karena itu pantas ditolak. Semoga para hakim pengadilan BANDING mempertimbangkan semua aspek tersebut diatas sehingga keadilan sesungguhnya bisa diperoleh juga oleh saudara kami Ferdy Sambo. 

8. Secara khusus kami juga ingatkan Yth Bapak Mahfud MD sejak awal berbicara yang tidak pantas, Sehingga pemberitaannya menjadi liar dan banyak tidak bisa dipertanggung jawabkan dunia dan akhirat sebagai tokoh agama yang menjadi panutan, kami menghimbau agar tidak terlalu jauh mencampuri atau mengintervensi pengadilan yang harus berjalan independen. 

9.Terkhusus kepada yang Mulia Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, yang kami sangat banggakan dan kami sangat cintai. Atas nama rakyat dan masyarakat adat Keturunan Tomanurung Sulawesi Selatan mohon dimaafkan saudara kami Ferdy Sambo.

Atas segala perbuatan secara spontan dan tidak disengaja yang kami yakini atas dasar “SIRI’ NA PACCE” Budaya yang sangat sakral dan sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat Sulawesi Selatan.

Kepada semua masyarakat utamanya semua tokoh agama Sulawesi Selatan diseluruh dunia atau dimana saja berada mohon dimaafkan perlakuan keluarga kita anak kita atau adik kita Ferdy Sambo yang telah menegakkan melindungi harkat dan martabat keluarganya dan mari kita senantiasa bersama mendoakan agar mendapatkan putusan BANDING yang berkeadilan.

Salam Hormat 

Annar Salahuddin Sampetoding

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

CEK FAKTA: Ferdy Sambo Cekik Bharada E Hingga Hampir Meninggal, Benarkah?

CEK FAKTA: Ferdy Sambo Cekik Bharada E Hingga Hampir Meninggal, Benarkah?

Your Say | Rabu, 15 Maret 2023 | 11:24 WIB

CEK FAKTA: Isi Surat Wasiat Ferdy Sambo Bikin Putri Candrawathi dan Keluarga Syok, Benarkah?

CEK FAKTA: Isi Surat Wasiat Ferdy Sambo Bikin Putri Candrawathi dan Keluarga Syok, Benarkah?

Your Say | Rabu, 15 Maret 2023 | 11:08 WIB

CEK FAKTA: Wasiat Terakhir Putri Candrawathi Sebelum Meninggal di Penjara, Benarkah?

CEK FAKTA: Wasiat Terakhir Putri Candrawathi Sebelum Meninggal di Penjara, Benarkah?

Your Say | Selasa, 14 Maret 2023 | 17:41 WIB

Terkini

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:15 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian

Review Toko Buku Gerbang Kota: Ketika Buku Menjadi Penyembuh Kesepian

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:05 WIB

Aktivitas Galian Tanah di Desa Nanggung Kopo Dipantau Ketat Polisi

Aktivitas Galian Tanah di Desa Nanggung Kopo Dipantau Ketat Polisi

Banten | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:02 WIB

5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif

5 Ide Seru Isi Liburan Sekolah Anak di Jakarta, Ada Wahana Bermain hingga Kelas Kreatif

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:01 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman

Token Telat Diputus, tapi Listrik Mati Sesuka Hati Tanpa Pengumuman

Your Say | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

×