Belakangan ini sosial media ramai dengan perseteruan antara Dewi Perssik dan Saipul Jamil.
Keduanya saling mencari pembelaan dan melempar sindiran. Kasus ini mencuat usai Dewi mengaitkan pengalaman pribadinya dengan masalah selebgram Meylisa Zara.
Dewi yang menyebut Saipul kurang lihai diranjang membuat Saipul murka.
"Gue selama jadi lakinya dia, gue bertanggung jawab sebagai laki-laki normal," Ujar Saipul saat melakukan siaran langsung di sosial media.
"Semua hasrat dia gue penuhi, semua keinginan dia supaya nggak deket ini deket itu gue penuhi," tambahnya.
Saipul mengakui bahwa selama menjadi suaminya ia tidak pernah menolak Dewi Perssik.
“Gue nggak pernah yang namanya menolak kalau dia itu minta hubungan suami istri tahun 2005 sampai 2008,” ungkapnya.
Bahkan dalam momen itu Saipul blak blakan mengatakan bahwa Dewi pernah memaksanya berhubungan intim saat menstruasi.
“Asal loe tau ya guys, waktu gue jadi suami dia, dia lagi mens, dia pengen minta begituan. Gue udah bilang jangan, itu dosa itu haram, dia maksain, iya udah daripada berantem gue ladenin,” akunya.
Baca Juga: Mantan Suami Gay, Dewi Perssik Ngaku Senasib dengan Meylisa Zaara
“Bayangin guys, nggak normalnya dimana,” sambungnya.
Saipul kemudian menegaskan bahwa persoalan ia dan Dewi berpisah bukanlah karena hubungan suami istri.
“Gue cerai ama dia bukan gara-gara soal ranjang, bukan soal selingkuh, dia ringan tangan sama gue, dia itu yang KDRT gue,” ceritanya.
“Selama 3 tahun gue di KDRT sama dia,” tegasnya.