Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, Satu Negara Pesaing Resmi Mundur

Arif Budi

Rabu, 04 Februari 2026 | 19:09 WIB
Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031 Menguat, Satu Negara Pesaing Resmi Mundur
Indonesia punya peluang untuk jadi tuan rumah Piala Asia 2031 usai satu negara mundur. [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • Uni Emirat Arab resmi menarik diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031, diumumkan AFC pada Rabu (4/2/2026).
  • Penarikan UEA mengurangi pesaing Indonesia menjadi enam negara, termasuk Australia, India, Korea Selatan, dan Kuwait.
  • AFC juga telah mengundang penawaran tuan rumah Piala Asia 2035, dengan empat negara mengajukan diri termasuk Jepang.

Suara.com - Harapan Indonesia untuk kembali menjadi tuan rumah perhelatan sepak bola paling akbar di Asia mendapat angin segar.

Salah satu negara pesaing dalam bursa pencalonan tuan rumah Piala Asia 2031, Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi telah memutuskan untuk menarik diri dari persaingan.

Kabar mundurnya UEA ini diumumkan secara langsung oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melalui laman resminya pada Rabu (4/2/2026).

Dengan demikian, daftar kandidat yang akan bersaing dengan Indonesia kini berkurang satu, menyisakan enam calon tuan rumah.

Semula persaingan untuk menjadi tuan rumah edisi 2031 terbilang sangat ketat dengan rekor tujuh asosiasi anggota yang mengajukan diri sebelum batas waktu pada 31 Maret 2025.

Selain Indonesia dan UEA, lima kandidat lainnya adalah Australia, India, Korea Selatan, Kuwait, serta tawaran tuan rumah bersama dari Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Dengan mundurnya UEA, Indonesia kini akan bersaing dengan Australia, India, Korea Selatan, Kuwait, dan trio negara Asia Tengah.

Dari para pesaing ini, hanya Australia, Korea Selatan, dan Kuwait yang memiliki pengalaman menjadi tuan rumah tunggal sebelumnya.

Sementara Indonesia tercatat pernah menjadi tuan rumah bersama pada edisi 2007.

baca juga

Di sisi lain, India dan negara-negara Asia Tengah belum pernah sekalipun menggelar turnamen yang dimulai pada tahun 1956 ini.

Dalam pengumuman yang sama, AFC juga merilis daftar kandidat untuk edisi 2035, sejalan dengan usulan Presiden AFC Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa untuk memilih tuan rumah dua edisi sekaligus.

"Proses penawaran untuk Piala Asia 2031 telah selesai tahun lalu dan menarik minat yang kuat dari seluruh Benua," tulis pernyataan AFC.

"Selanjutnya, dan sejalan dengan pendekatan berwawasan ke depan Presiden AFC, undangan untuk mengajukan penawaran untuk edisi 2035 diedarkan kepada Asosiasi Master (MA) pada tanggal 27 Agustus 2025, dengan jendela pengajuan ditutup pada tanggal 31 Desember," imbuhnya.

Untuk edisi 2035, tercatat ada empat negara yang mengajukan diri, yakni Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Kuwait. Tiga di antaranya juga merupakan kandidat untuk edisi 2031.

Piala Asia sendiri digelar setiap empat tahun sekali, dengan edisi berikutnya akan diselenggarakan di Arab Saudi pada awal 2027, setelah Qatar sukses menjadi tuan rumah edisi terakhir pada awal 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Gaji Besar di Super League, Pemain Keturunan Rela Alami Kemunduran Karier

Dapat Gaji Besar di Super League, Pemain Keturunan Rela Alami Kemunduran Karier

Bola | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:11 WIB

Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?

Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 04 Februari 2026 | 18:04 WIB

Profil Nicholas Indra Mjosund, Satu-satunya Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17

Profil Nicholas Indra Mjosund, Satu-satunya Pemain Diaspora di Timnas Indonesia U-17

Bola | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:48 WIB

Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?

Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?

Bola | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:43 WIB

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Kevin Diks Pulih dan Siap Kembali Merumput di Bundesliga

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Kevin Diks Pulih dan Siap Kembali Merumput di Bundesliga

Bola | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×