Berita gembira datang dari dunia sepak bola Indonesia karena Ananda Raehan, pemain muda berbakat dari PSM Makassar, berhasil lolos seleksi dan diterima sebagai calon bintara di Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Namun, kabar tersebut juga menimbulkan pertanyaan tentang masa depannya di tim sepak bola tersebut. Mengingat pemain tersebut masih terikat dalam kontrak jangka panjang selama 3 tahun bersama PSM Makassar.
Media Officer (MO) PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim menyatakan, Ananda Raehan lolos dan diharuskan untuk mengikuti pendidikan bintara Polri."
Hal ini menandakan bahwa Ananda Raehan akan memulai perjalanan barunya sebagai seorang anggota kepolisian dalam waktu dekat.
Keberhasilan Ananda Raehan dalam seleksi bintara Polri tentu menjadi kebanggaan tersendiri, namun hal ini juga menimbulkan tantangan bagi manajemen PSM Makassar.
Pasukan Ramang, julukan untuk PSM Makassar, akan menghadapi kesulitan dalam melepas pemain berbakat ini dalam waktu yang lama.
Terlebih lagi, regulasi Liga 1 musim ini mewajibkan setiap tim untuk memainkan pemain berusia 23 tahun ke bawah, dan Ananda Raehan masuk dalam kriteria tersebut.
Sulaiman Abdul Karim menambahkan, "Mengingat tenaganya juga dibutuhkan PSM Makassar.
Apalagi ada regulasi Liga 1 musim ini yang mewajibkan setiap tim untuk memainkan pemain berusia 23 tahun ke bawah."
Baca Juga: Jadi Pemain Bola Tertua, King Kazu Perpanjang Kontrak di Usia 56 Tahun
Hal ini menunjukkan pentingnya peran Ananda Raehan dalam skuad PSM Makassar dan menjadi faktor penting bagi tim dalam kompetisi Liga 1.
Manajemen PSM Makassar, bersama dengan tim pelatih dan Ananda Raehan sendiri, akan melakukan komunikasi lebih lanjut untuk mencari solusi terbaik terkait situasi ini.
Keputusan akhir mengenai apakah pemain muda tersebut akan tetap bermain bersama tim sepak bola atau memilih berfokus pada kariernya di kepolisian akan menjadi perbincangan yang menarik bagi para penggemar sepak bola Tanah Air.