Daftar 5 Alat Musik Khas Kalimantan Timur Beserta Cara Penggunaannya

Suara Bestie

Jum'at, 04 Agustus 2023 | 20:39 WIB
Daftar 5 Alat Musik Khas Kalimantan Timur Beserta Cara Penggunaannya
Alat Musik Kaltim. [istimewa] (istimewa)

Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki banyak keragaman budaya.

Salah satu budaya yang masih lestari hingga saat ini adalah alat musik khasnya.

Kalimantan Timur memiliki banyak jenis alat musik yang berbeda-beda cara penggunaannya.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar 5 alat musik khas Kalimantan Timur:

1. Uding

Alat musik ini berukuran kecil dengan diameter 2-3 cm saja dan panjang 20 cm.

Kemudian bagian ujung dari alat musik Uding ini memiliki rongga yang berisi biji kayu.

Cara penggunaan dari alat musik ini cukup unik yakni dengan cara dipukul.

Caranya, pemain Uding memegang alat musik ini dengan dua jari lalu membuka mulut seperti berbicara huruf A.

baca juga

Posisikan alat ini melintang di mulut sambil memetik ujungnya dengan jari tangan yang lain hingga bergetar dan mengeluarkan suara.

2. Sampe

Alat musik tradisional khas suku Dayak lainnya adalah Sampe.

Seperti gitar, alat musik sampe ini digunakan dengan cara dipetik.

Biasanya, Sampe dimainkan dalam sebuah acara adat sebagai bentuk hiburan.

3. Jatung Adau

Suku Dayak memiliki alat musik tradisional bernama Jatung Adau.

Jatung Adau ini merupakan alat musik membranofon yang berasal dari suku Dayah Kenyah.

Ada banyak sebutan untuk alat musik ini seperti Tawung dari Suku Dayak Modang, Tubung dari Suku Dayak Kebahan, san Prahil dari Suku Dayak Tunjung.

Alat ini dibuat dari kayu adau dan membrannya dibuat dari kulit lembu hutan atau kulit kijang yang diikat menggunakan rotan.

4. Gemer

Gemer bisa juga disebut gendang khas suku Dayak yang terbuat dari batang kayu ditutup dengan kulit binatang.

Selanjutnya, kulit itu diberi lubang pada sisi lainnya dan dimainkan dengan cara dipukul dengan tangan.

Sama seperti Sampe, alat musik Gemer biasa dimainkan untuk upacara adat atau pengiring pementasan tari tradisional khas Kalimantan Timur.

5. Gambus

Seperti gitar dan Sampe, alat musik Gambus juga dimainkan dengan cara dipetik.

Gambus memiliki dawai 6 yang tidak jauh berbeda dengan mandolin.

Gambus awalnya berasal dari Timur Tengah yang kemudian dibawa oleh pedagang melayu sampai ke pesisir Kalimantan Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada 10 Kecamatan, Ini Daftar Kode Pos Kota Samarinda

Ada 10 Kecamatan, Ini Daftar Kode Pos Kota Samarinda

Bestie | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 20:00 WIB

Sejarah dan Asal Usul Nama Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur

Sejarah dan Asal Usul Nama Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur

Bestie | Rabu, 02 Agustus 2023 | 16:37 WIB

Letak Kerajaan Kutai yang Sudah Berdiri Sejak 400 Masehi

Letak Kerajaan Kutai yang Sudah Berdiri Sejak 400 Masehi

Bestie | Rabu, 02 Agustus 2023 | 21:07 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×