Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Vania Rossa

Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
Bahlil Lahadalia saat membuka Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Senin (24/8/2026).
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka IIGCE 2026 di Jakarta pada Senin, 24 Agustus 2026.
  • Pemerintah menyederhanakan perizinan dan memberikan insentif untuk mempercepat pemanfaatan energi panas bumi nasional.
  • Pengembangan panas bumi ditargetkan mendukung pencapaian bauran energi nasional minimal 15 persen pada 2050.

Suara.com - Pemerintah mendorong percepatan pemanfaatan energi panas bumi sebagai salah satu sumber energi bersih untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Langkah ini dinilai penting mengingat Indonesia memiliki potensi panas bumi yang besar, tetapi pemanfaatannya hingga kini masih belum optimal.

Dorongan tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat membuka Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Mengusung tema “Energy Self-Sufficiency for a Stronger Indonesia: Geothermal as the Baseload Driving Energy Transition and Security", penyelenggaraan IIGCE tahun ini sekaligus menandai 100 tahun perjalanan panas bumi di Indonesia. Eksplorasi panas bumi di Tanah Air telah dimulai sejak 1926 di Kamojang, Jawa Barat.

Bahlil mengatakan tantangan utama dalam pengembangan panas bumi saat ini bukan hanya terkait potensi, tetapi juga kecepatan dalam merealisasikan pemanfaatannya.

“Tantangan terbesar kita ada pada kecepatan eksekusi dan regulasi. Kita punya cadangan nomor satu dunia, tapi utilisasi masih nomor dua,” ujar Bahlil.

Menurutnya, pemerintah akan mendorong penyederhanaan perizinan dan memberikan insentif untuk mempercepat pengembangan panas bumi. Pemerintah juga ingin pemanfaatan energi tersebut tidak hanya terbatas untuk pembangkit listrik.

Bahlil menilai panas bumi dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan produktif, termasuk mendukung sektor pertanian dan industri.

“Kita juga mendorong optimalisasi potensi beyond electricity, mulai dari pengeringan hasil tani seperti kopi hingga kebutuhan industri petrokimia,” katanya.

Upaya tersebut diharapkan turut mendukung pencapaian target bauran energi nasional minimal 15 persen pada 2050.

baca juga

Potensi Besar Belum Dimanfaatkan

Presiden Asosiasi Panas Bumi Indonesia (INAGA/API) Julfi Hadi mengatakan Indonesia memiliki salah satu potensi panas bumi terbesar di dunia. Namun, sebagian besar cadangan tersebut masih belum dimanfaatkan.

“Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia, namun sekitar 88 persen cadangannya belum termanfaatkan,” kata Julfi.

Menurutnya, momentum 100 tahun panas bumi di Indonesia dapat menjadi titik penting untuk mempercepat pengembangan sektor tersebut.

Panas bumi dinilai memiliki keunggulan sebagai sumber energi yang dapat beroperasi secara stabil sepanjang waktu atau baseload. Karakteristik ini membuatnya dapat menjadi salah satu penopang dalam proses transisi dari energi fosil menuju energi yang lebih bersih.

Julfi menilai percepatan pengembangan panas bumi juga perlu dibarengi dengan penguatan kemampuan industri dalam negeri, termasuk manufaktur dan rantai pasok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IESR Ingatkan Pengurangan Subsidi BBM Tak Cukup dengan Kendaraan Listrik: Mengapa?

IESR Ingatkan Pengurangan Subsidi BBM Tak Cukup dengan Kendaraan Listrik: Mengapa?

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Bahlil Jawab Isu Pembatasan Pertalite: Masih Dikaji, Belum Ada Perubahan!

Bahlil Jawab Isu Pembatasan Pertalite: Masih Dikaji, Belum Ada Perubahan!

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Terkini

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Kelelahan Kerja Bisa Ganggu Konsentrasi, Apa Risikonya?

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:48 WIB

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Jadwal Listrik Padam Palembang Pekan Ini, Cek Lokasi dan Jam Pemadaman

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Karhutla Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gabungkan Operasi Udara dan Ratusan Pasukan Darat

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Cara BRI Cetak Mahasiswa UNAIR Jadi Agen Literasi

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:54 WIB

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×