Kalimantan Timur menyimpan banyak tradisi budaya yang masih lestari hingga saat ini.
Salah satu tradisi budaya tersebut adalah upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat setempat.
Berikut macam-macam upacara adat asal Kaltim yang masih dilakukan:
1. Dahau
Dahau menjadi salah satu upacara adat yang masih dilakukan oleh sebagian masyarakat Kaltim.
Dahau sendiri berarti upacara adat yang diadakan untuk memberikan nama anak di Kaltim.
Tetapi, tidak sembarang orang bisa melakukan upacara adat ini sebab biasanya hanya keluarga keturunan bangsawan atau terpandang saja.
Hal itu lantaran pelaksanaan upacara Dahau ini biasanya digelar secara meriah dan besar-besaran.
Kemeriahan acara ini karena keluarga yang merayakan biasanya mengundang warga suku Dayak dari berbagai wilayah.
Baca Juga: 5 Objek Wisata Alam Populer di Kaltim, Ada Pantai hingga Hutan Mangrove
Sementara, pelaksanaan upacara adat ini biasanya berlangsung selama satu bulan penuh.
2. Beluluh
Upacara adat atau ritual Beluluh masih menjadi ritual yang dilakukan oleh masyarakat Kaltim.
Beluluh berasal dari kata buluh, artinya batang bambu dan luluh yang artinya musnah.
Biasanya ritual ini diadakan sebagai acara penyucian Sultan dan Putra Mahkota.
Buluh merujuk kepada singgasana yang diduduki Sultan dan balai bambu bertingkat tiga mengacu kepada putra mahkota.