Di hari ke-15 terdapat rangkaian terakhir dari upacara kelahiran menurut adat lawas yang disebut Upacara Pelas Alin.
Upacara ini merupakan ungkapan rasa syukur dan permohonan keselamatan dan warga desa biasanya diundang dalam upacara ini dan diajak untuk menikmati makanan yang telah disediakan oleh tuan rumah.
Upacara ini memiliki fungsi spiritual, karena diselenggarakan dalam kaitannya untuk mengucapkan syukur, memohon keselamatan dan mengusir roh jahat.