Tari Dewa Memanah, Tarian yang Disakralkan Masyarakat Kutai

Suara Bestie

Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:17 WIB
Tari Dewa Memanah, Tarian yang Disakralkan Masyarakat Kutai
Tari-Dewa-Memanah (laman kemendikbud)

Tari Dewa Memanah menjadi salah satu tarian tradisional kas masyarakat Kutai.

Konon katanya, tarian ini masih disakralkan oleh masyarakat Kutai hingga kini.

Dikutip dari laman Kemendikbud, Tari Dewa Memanah ini merupakan tarian sakral dalam upacara ritual Bepelas Sultan.

Biasanya, tarian ini dipentaskan di Keraton Kutai Kartanegara.

Sementara prinsip dari pelaksanaan tari Dewa Memanah adalah membersihkan serta meminta perlindungan, ketentraman, dan keselamatan bagi masyarakat suku Kutai.

Tarian ini selain bertujuan untuk mengusir roh-roh jahat, juga melambangkan pengharapan memanggil roh-roh para leluhur.

Nantinya roh-roh itu diharapkan mengikuti upacara yang sedang dilaksanakan dan memberikan keselamatan bagi kehidupan dunia Sultan maupun masyarakat Suku Kutai. 

Busana yang menggunakan pakaian berwarna kuning sebagai simbol yang dipercaya untuk menjaga diri.

Termasuk juga menjaga tempat-tempat sakral, pengikat benda pusaka, dan lain-lain yang dikaitkan dengan kehidupan manusia agar selalu terjaga dan terhindar dari segala  gangguan roh jahat dan marabahaya.

baca juga

Makna dari warna kuning melambangkan keagungan bagi masyarakat suku Kutai. 

Sementara properti tari Dewa Memanah melambangkan kekuatan senjata yang digunakan untuk mengusir roh-roh jahat.

Properti ini juga digunakan sebagai bentuk senjata yang membantu melindungi kehidupan manusia.

Bagi masyarakat suku Kutai, tarian ini menggambarkan hubungan manusia dan alam lingkungan sekitarnya.

Juga, manusia dengan roh-roh leluhur dan mencerminkan kehidupan sosial masyarakat yaitu sikap penghormatan terhadap nilai-nilai kehidupan yang di ajarkan para leluhur.

Sebab para leluhur telah menjaga dan melindungi masyarakat.

Tari Dewa Memanah merupakan sebuah tari yang disakralkan oleh masyarakat suku Kutai karena menjadi bagian dari upacara adat Erau yang hingga masih saat ini dipertahankan keberadaannya. 

Tari Dewa Memanah merupakan ilustrasi prosesi perjalanan untuk memberitahu Dewa dan roh para leluhur bahwa mereka akan mengadakan acara memohon izin dan menghadirkan sang Dewa untuk ikut ke dalam acara yang akan dilaksanakan.

Dari tarian ini, masyarakat Suku Kutai berharap kegiatan yang akan dilaksanakan berjalan dengan lancar dan terhindar dari segala gangguan roh-roh jahat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keunikan Ulap Doyo, Kain Khas Suku Dayak Benuaq di Kaltim

Keunikan Ulap Doyo, Kain Khas Suku Dayak Benuaq di Kaltim

Bestie | Senin, 21 Agustus 2023 | 19:52 WIB

Pengertian Kelembit, Perisai Tameng Khas Kaltim

Pengertian Kelembit, Perisai Tameng Khas Kaltim

Bestie | Senin, 21 Agustus 2023 | 19:45 WIB

Lagu Buah Bolok Asal Kaltim, Ungkapan Agar Anak Muda Lestarikan Budaya

Lagu Buah Bolok Asal Kaltim, Ungkapan Agar Anak Muda Lestarikan Budaya

Bestie | Senin, 21 Agustus 2023 | 19:35 WIB

Terkini

Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele

Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 01:15 WIB

Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona

Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 01:02 WIB

Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 00:52 WIB

Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia

Jepang Juara Piala Dunia 2026? Deretan Rekor Samurai Biru Usai Tebas Tunisia

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 00:46 WIB

Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan

Frenkie de Jong Dihujani Kritik Usai Belanda Menang 5-1 Van Dijk Pasang Badan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 00:35 WIB

Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera

Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 00:26 WIB

Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara

Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 00:12 WIB

Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol

Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33 WIB

Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading

Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading

Bola | Minggu, 21 Juni 2026 | 23:20 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB