Setelah tepong tawar, dilakukan ritual ketikai lepas yakni sebuah anyaman dari janur atau daun kelapa yang ditarik oleh Sultan dan tamu kehormatan dari arah yang berlawanan.
Sesudahnya, tambak karang akan dibawa ke jalanan di depan tangga masuk Kedaton.
Biasanya, masyarakat telah ramai menanti abdi keraton membawa gulungan tikar berisi beras berwarna-warni.
Beras tersebut diperebutkan masyarakat yang percaya bahwa beras berwarna yang berjatuhan dari gulungan tikar tersebut membawa keberkahan.