Kalimantan Timur ternyata menyimpan permainan tradisional yang masih dimainkan oleh sebagian warganya.
Salah satu permainan tersebut adalah Belogo yang juga disebut olahraga tradisional.
Belogo banyak dimainkan oleh beberapa warga di wilayah-wilayah tertentu saja, seperti di Kota Bontang.
Adapun, alat utama permainan Belogo adalah kepingan berbentuk segi lima yang disebut logo.
Logo ini terbuat dari batok kelapa yang diamplas kedua sisinya atau dibentuk mirip layang-layang dengan ukuran 8x7 cm.
Cara memainkan olahraga tradisional khas Kalimantan ini adalah dengan merobohkan logo lawan yang dipasang.
Nantinya, regu yang paling banyak dapat merobohkan logo lawan adalah regu yang dinyatakan sebagai pemenang.
Biasanya, permainan ini dapat dijumpai di acara Festival Erau hingga perlombaan tujuh belas agustusan atau acara tertentu.
Belogo adalah permainan yang dimainkan oleh dua tim jadi bertanding satu regu melawan regu lainnya, dengan per regu berjumlah tiga orang.
Baca Juga: Mengenal Seraung, Pelindung Kepala Khas Digunakan Suku Dayak
Waktu dalam memainkan Belogo adalah sekira 2x15 menit dengan tiga buah logo disusun sejajar dengan jarak masing-masing 8 meter antara logo 1 sampai 3.
Tiga logo yang disusun sejajar itu menjadi target bidikan oleh Pencampak, istilah untuk pemain logo yang akan membidik.
Jarak Pencampak dengan Logo 1 yaitu sekira 10 meter lalu pencampak membidik logo target juga dengan menggunakan logo miliknya sendiri.
Cara membidiknya dengan dipukul menggunakan sebatang tongkat kecil dengan panjang kira-kira 30 cm.