Masyarakat Kutai memiliki sajian khas yang menjadi menu sarapan di pagi hari mereka.
Salah satunya yang menjadi menu favorit mereka adalah pulut nasi.
Pulut nasi ini disajikan dalam porsi kecil dan berbahan dasar dari beras yang dikukus seperti lontong yang dibungkus daun pisang, tapi dibentuk seperti pepes.
Menu makanan ini diduga berasal dari Kabupaten Kutai dengan cita rasa yang terkenal gurih dan pedas.
Makanan ini serupa juga dengan makanan asal Aceh bernama pulut panggang.
Bahkan pembuatannya pun sama karena dibuat dari beras dan dibungkus daun pisang.
Tetapi perbedaannya, pulut panggang merupakan olahan ketan yang di dalamnya diberi isian ikan tongkol lalu dibakar di atas bara.
Lantas bagaimana cara membuat pulut nasi? Berikut resepnya:
Bahan–bahan
500 gram beras ketan
750 ml santan encer
1 sendok teh garam
1 senok teh air kapur sirih
200 ml santan kental
Daun pisang secukupnya
Bumbu halus
4 buah cabai merah besar / cabai kriting
6 buah cabai rawit / sesuai selera
4 siung bawang putih
2 butir kemiri
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt kaldu bubuk
Gula secukupnya
Garam secukupnya
Isian pulut nasi
2 buah kentang dipotong dadu kecil
2 buah wortel dipotong dadu kecil
1 batang daun bawang diiris kecil
Cara membuat
1. Isi pulut nasi: tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukan kentang, wortel, dan daun bawang, tuangkan air sedikit masak hingga empuk lalu angkat dan sisihkan.
2. Nasi pulut: cuci bersih beras ketan, kemudian masak berasama santan, garam dan air kapur sirih aduk rata dan masak hingga santan surut.
3. Siapkan daun pisang, tambahkan nasi pulut di atasnya beri isian tuangkan secukupnya santan kental, lalu bungkuskan daun hingga tertutup rapat, ulang hingga adonan habis.
4. Kukus nasi pulut yang sudah dibungkus hingga matang sekira 50-60 menit setelah matang sajikan.