bestie

Penyebab Anak 2 Tahun Terlambat Bicara, Orang Tua Wajib Tahu

Suara Bestie Suara.Com
Rabu, 30 Agustus 2023 | 20:48 WIB
Penyebab Anak 2 Tahun Terlambat Bicara, Orang Tua Wajib Tahu
Ilustrasi anak bermain

Ketua UKK tumbuh kembang pediatri sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. dr. Ahmad Suryawan Sp.A(K) mengatakan faktor terbesar anak yang terlambat bicara adalah dipengaruhi dari stimulasi yang kurang dari pola pengasuhan.

“Kalau kita persentasekan 95 persen lebih karena gangguan input stimulasi sehari-hari untuk anak yang terlambat bicara, sisanya 5 persen antara gangguan pendengarannya dan gangguan daripada di otaknya,” ucapnya dokter yang kerap disapa Wawan itu dalam diskusi mengenai Urgensi Regulasi Screen Time untuk Tumbuh Kembang Anak yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu 30 Agustus 2023.

Wawan mengatakan berdasarkan pengalamannya, secara umum ada tiga poin yang memengaruhi anak terlambat bicara, pertama ada kerusakan otak yang menyangkut daripada proses aktivitas kelistrikan bicara otak anak, kedua gangguan pendengaran, ketiga disfungsi daripada input stimulasi sehari-hari.

Namun gangguan pendengaran dan gangguan otak hanya memegang peranan yang kecil sebesar 5 persen. Orang tua yang mengeluhkan keterbatasan kemampuan bicara anak pada usia 2 tahun, diartikan Wawan ada faktor stimulasi yang kurang selama lebih dari satu tahun ke belakang.

Wawan mengatakan faktor kurangnya stimulasi juga diakibatkan karena anak terlanjur kecanduan gawai yang menyebabkan waktu layar yang meningkat. 

Baiknya orang tua menerapkan metode time out untuk menurunkan waktu layar dan imbangi dengan aktivitas di rumah yang melibatkan interaksi.

“Imbangi kegiatan di rumah, itu sangat harus responsif, ajak interaktif dengan ada permainan fisik seperti berlari, melompat, atau non fisik seperti menggunting, menempel atau bermain air,” katanya.

Selain itu, Ketua divisi tumbuh kembang Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUD Dr. Soetomo Surabaya ini mengatakan keterbatasan kemampuan bicara anak juga bisa disebabkan oleh banyaknya paparan bahasa lain selain bahasa baku atau bahasa ibu yang digunakan sehari-hari.

Ia mengatakan, baiknya jika anak belum fasih berbicara bahasa baku yang dipakai sehari-hari, jangan dulu dikenalkan bahasa kedua yang jarang diucapkan disekitar lingkungannya agar anak tidak kesulitan menyerap bahasa.

Baca Juga: Buntut Promosikan Judi Online, Wulan Guritno Segera Diperiksa Polisi

“Sebaliknya, kalau di rumah itu bahasa keduanya dimasukkan setelah bahasa baku dimengerti, anak itu akan kaya Bahasa,” kata Wawan.

Ia menganjurkan untuk para orang tua jangan menggunakan dua bahasa atau bilingual pada anak yang terindikasi terlambat bicara. Tetap gunakan bahasa baku terlebih dahulu untuk memperkaya kosa kata anak. Jika sudah fasih, bahasa kedua bisa mulai diterapkan secara perlahan agar anak tidak terbebani dengan banyak bahasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI