- Toyota Indonesia membuka program kompetisi lingkungan Toyota Eco Youth ke-14 di Sentul pada Kamis.
- Program ini mengajak pelajar SMA dan sederajat di seluruh Indonesia untuk berinovasi melakukan dekarbonisasi berbasis kearifan lokal.
- Peserta terpilih akan mendapatkan pendampingan proyek hingga tahap implementasi untuk menghasilkan solusi lingkungan berkelanjutan.
Toyota Indonesia resmi membuka rangkaian Toyota Eco Youth (TEY) ke-14 di Valley Market, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (6/8/2026). Mengusung tema Decarbonization, Lead The Change, Together for Earth dengan tagline EcoPioneer, program ini mengajak pelajar SMA dan sederajat di seluruh Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya dekarbonisasi melalui inovasi dan aksi nyata.
EcoPioneer merepresentasikan generasi muda yang mampu menjadi pelopor perubahan dengan memanfaatkan potensi dan kearifan lokal untuk menjawab tantangan lingkungan.
Suara.com - TEY merupakan program tanggung jawab sosial (CSR) Toyota Indonesia (PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia atau TMMIN dan PT Toyota-Astra Motor atau TAM) berupa kompetisi inovasi proyek lingkungan hidup bagi pelajar SMA dan sederajat di seluruh Indonesia. Para peserta akan mengajukan proposal inovasi lingkungan yang kemudian diseleksi oleh dewan juri. Proposal terbaik memperoleh pendampingan hingga tahap implementasi.
Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya mengatakan TEY, menghadirkan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat kolaborasi, serta mewujudkan inovasi berbasis kearifan lokal yang dapat diterapkan di lingkungan sekitar.
TEY menjadi bagian dari upaya Toyota Indonesia memberdayakan generasi muda agar mampu menghadirkan solusi yang memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, serta masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan.
"Emisi Karbon adalah tantangan bersama yang tidak mengenal batas wilayah. Oleh karena itu, solusi untuk menguranginya dapat berawal dari persoalan lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selama lebih dari 20 tahun, semangat itulah yang terus kami tumbuhkan melalui Toyota Eco Youth. Mengusung tema EcoPioneer, TEY ke-14 kami harapkan dapat melahirkan lebih banyak inovasi berbasis kearifan lokal yang memberikan dampak tidak hanya bagi lingkungan sekitar, tetapi juga hingga ke skala yang lebih luas," kata Nyoman.
Sejak pertama kali diselenggarakan, TEY telah berkembang dari gerakan pelestarian lingkungan sederhana di lingkungan sekolah menjadi wadah lahirnya berbagai solusi atas tantangan lingkungan yang lebih luas. Beragam inovasi yang dihasilkan mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti pengelolaan sampah, pemanfaatan energi, konservasi air, hingga pengurangan emisi. Dalam perjalanannya, Toyota Indonesia juga membangun Eco Gallery di sejumlah sekolah sebagai sarana pembelajaran yang menjaga semangat kepedulian lingkungan tetap hidup di kalangan pelajar.
Peluncuran TEY ke-14 turut menghadirkan Ni Kadek Karina Dewi dan Putu Darma Yasa, peraih Juara I TEY ke-12 dari SMA Negeri Bali Mandara. Melalui inovasi Bioghum, bio-briket berbahan limbah sorgum, keduanya menunjukkan bagaimana potensi dan kearifan lokal dapat dikembangkan menjadi solusi lingkungan yang mendapat pengakuan di tingkat internasional. Kisah mereka menjadi bukti bahwa inovasi yang berawal dari persoalan sederhana di lingkungan sekitar dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan manfaat lebih luas.
Untuk memperkuat pendekatan kepada generasi muda, acara ini juga menampilkan Jerhemy Owen yang merupakan kreator konten sekaligus pegiat lingkungan. Ia berbagi pengalaman tentang pentingnya mengemas isu lingkungan dengan pendekatan yang relevan bagi generasi muda, agar semakin banyak anak muda terdorong untuk menjadi bagian dari solusi.
Setelah peluncuran, peserta TEY ke-14 akan mengikuti rangkaian sosialisasi di berbagai kota, pengumpulan dan seleksi proposal, pemilihan 25 proposal terbaik, dilanjutkan pendampingan melalui pengembangan dan implementasi proyek, sesi enrichment dan mentoring, kunjungan lapangan (genba), hingga presentasi final, penjurian, dan penganugerahan.
Pendampingan menjadi fokus utama TEY-14 agar setiap proyek berkembang menjadi solusi yang berdampak dan berkelanjutan.
“Melalui Toyota Eco Youth, kami ingin mendorong para pelajar tidak hanya memahami pentingnya dekarbonisasi, tetapi juga mampu menerjemahkan persoalan di sekitar mereka menjadi inovasi yang relevan dan dapat diterapkan. Kami berharap para EcoPioneer dapat menjadi penggerak perubahan yang menginspirasi sekolah, keluarga, dan masyarakat,” kata Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily.
Diselenggarakan sejak 2005, TEY telah berkembang menjadi salah satu program pengembangan inovasi lingkungan bagi pelajar SMA dan sederajat yang berkelanjutan di Indonesia. Dalam perjalanannya hingga saat ini, TEY telah melibatkan 2.033 sekolah dari 34 provinsi, menghasilkan 9.972 proposal inovasi lingkungan, mengimplementasikan 232 proyek lingkungan, serta menghadirkan 32 Eco Gallery sebagai ruang edukasi lingkungan yang terus dimanfaatkan oleh sekolah peserta.
Partisipasi peserta TEY telah menjangkau hampir seluruh wilayah Indonesia. Berbagai inovasi yang dihasilkan berfokus pada isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti pengelolaan sampah, pemanfaatan energi, konservasi air, dan pengurangan emisi. Hal ini menunjukkan semakin tingginya kepedulian generasi muda dalam menghadirkan solusi berkelanjutan bagi lingkungan sekaligus memperkuat semangat dekarbonisasi di Indonesia.