Jadi Persembahan Umat Hindu Bali, Ini Sejarah Canang

Suara Bestie | Suara.com

Selasa, 05 September 2023 | 14:24 WIB
Jadi Persembahan Umat Hindu Bali, Ini Sejarah Canang
Canang ([Tangkapan Layar])

Pesona alam yang dimiliki Pulau Dewata, Bali memang menakjubkan. Hal ini yang berhasil membuat para wisatawan ketagihan datang kesini.

Nah, saat berkunjung ke Bali, kalian pasti sering melihat semacam wadah persembahan kecil di pinggir jalan maupun di depan rumah.

Persembahan tersebut biasa dikenal dengan sebutan ‘canang’. Persembahan dari penganut Hindu Bali ini sering digunakan dalam kegiatan persembahan sehari-hari oleh umat Hindu Bali.

Menurut situs smkn.singaraja.sch.id, canang mengandung simbol bahasa Weda yang isinya adalah permohonan di hadapan Ida Sang Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa, atas kekuatan Widya (pengetahuan) untuk Bhuana Alit dan Bhuana Agung.

Canang sendiri merupakan bentuk persembahan yang paling sederhana yang biasa digunakan sebagai bentuk ucapan syukur bagi Sang Hyang Widhi atas kedamaian di dunia.

Sejarah Canang

Menurut sejarahnya, Canang berasal dari bahasa Jawa Kuno, Can dan Nang. Can berarti indah sedangkan Nang berarti tujuan atau maksud. Kata canang sendiri berarti sirih. Mulanya canang berarti sirih yang dihidangkan atau disuguhkan kepada tamu yang dihormati.

Tradisi makan sirih merupakan tradisi yang dijunjung tinggi masyarakat Pulau Bali sejak dulu kala, lambang penghormatan terhadap masyarakatnya.

Sirih merupakan benda yang mempunyai nilai tinggi di mata masyarakat Bali. Kini canang pun mengandung sirih di dalamnya.

Canang merupakan ciptaan Mpu Sangkulputih yang menjadi sulinggih setelah berhasil menggantikan Danghyang Rsi Markandeya di Pura Besakih. Setelah menggantikan Danghyang Rsi Markandeya. Mpu Sangkulputih melengkapi ritual bebali.

Ia menambahkan variasi dan dekorasi menarik untuk berbagai jenis banten dengan menggunakan unsur-unsur tumbuhan lain seperti daun sirih, daun pisang, daun janur, beras, kacang, injin, kelapa, dan pisang.

Canang digunakan sebagai suatu sarana ritual umat Hindu Bali dalam menyembah Ida Sang Hyang Widhi. Canang dipersembahkan setiap harinya mulai pukul 06.00 WITA dan sore menjelang malam.

Canang biasa ditempatkan di titik-titik tertentu. Tempat yang digunakan adalah tempat-tempat suci yang mengandung kepercayaan dari masyarakat Hindu Bali. Tidak terbatas pada Pura atau Sanggah, canang bisa ditempatkan di dalam rumah, di pinggir jalan, maupun di pekarangan.

Fungsi canang adalah sebagai sarana persembahan masyarakat Hindu Bali, seperti ketika purnama, tumpek, tilem, anggar kasih, dan kajeng kliwon. Canang juga banyak dipersembahkan pada hari raya besar umat Hindu.

Untuk hari raya besar keagamaan Hindu yang datang setiap 6 bulan sekali seperti Galungan, Pagerwesi, dan Kuningan, canang juga digunakan untuk turut melengkapi sesaji lain, seperti banten soda atau banten gebogan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lirik Lagu Suporter Bali United: Bangga Mengawalmu Pahlawan

Lirik Lagu Suporter Bali United: Bangga Mengawalmu Pahlawan

| Senin, 04 September 2023 | 13:45 WIB

Lirik Lagu Dewa Ayu Bali: Perjalanan Gadis Bali Belajar Menari

Lirik Lagu Dewa Ayu Bali: Perjalanan Gadis Bali Belajar Menari

| Jum'at, 01 September 2023 | 15:05 WIB

Terkini

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Pedagang Keluhkan Harga Sapi Naik Tinggi Jelang Iduladha, Ini Penyebabnya

Pedagang Keluhkan Harga Sapi Naik Tinggi Jelang Iduladha, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Dikaitkan Sosok SAM Si Pencabul Santri Pria, Ustaz Solmed Banjir Panggilan Ceramah

Dikaitkan Sosok SAM Si Pencabul Santri Pria, Ustaz Solmed Banjir Panggilan Ceramah

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Defisit APBN April 2026 Tercatat Rp164,4 Triliun

Defisit APBN April 2026 Tercatat Rp164,4 Triliun

Foto | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Andi Angga Kirim Kode Zona Kuning ke Ibu Sebelum Ditangkap Tentara Israel

Andi Angga Kirim Kode Zona Kuning ke Ibu Sebelum Ditangkap Tentara Israel

Sulsel | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:57 WIB

Biaya Sekolah Naik Gila-gilaan, Orang Tua Dipaksa Putar Otak Siapkan Dana Pendidikan

Biaya Sekolah Naik Gila-gilaan, Orang Tua Dipaksa Putar Otak Siapkan Dana Pendidikan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:56 WIB

Terpopuler: 10 Fakta Film Pesta Babi, Link Download Logo Hari Kebangkitan Nasional

Terpopuler: 10 Fakta Film Pesta Babi, Link Download Logo Hari Kebangkitan Nasional

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:55 WIB

5 Pilihan Cushion Serum yang Mampu Samarkan Noda Hitam Sekaligus Mencerahkan Wajah

5 Pilihan Cushion Serum yang Mampu Samarkan Noda Hitam Sekaligus Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:50 WIB

Kapan Cuti Bersama Iduladha 2026? Cek Tanggal Resminya Menurut SKB 3 Menteri

Kapan Cuti Bersama Iduladha 2026? Cek Tanggal Resminya Menurut SKB 3 Menteri

Lifestyle | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:44 WIB