Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 23 Juni 2026 | 09:01 WIB
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menemui perwakilan mahasiswa di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). ANTARA FOTO/Fauzan
baca 10 detik
  • Mahasiswa UBK menuntut pengurus BEM yang diduga menerima suap terkait aksi demonstrasi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara terbuka.
  • Pihak terlapor wajib mengundurkan diri dari jabatan kampus, membuat pernyataan tertulis bermaterai, serta menanggung sanksi akademis tegas.
  • Seluruh tuntutan harus dipenuhi dalam tenggat waktu 10 hari kerja sejak 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026.

Suara.com - Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) mengeluarkan sejumlah tuntutan terhadap sejumlah pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UBK yang diduga terlibat dalam penerimaan suap terkait aksi mahasiswa di Istana negara beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram BEM FH UBK pada Senin (22/6), menyusul ramainya kabar mengenai sejumlah pengurus mahasiswa yang sebelumnya sempat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan mengaku menerima uang.

Dalam unggahan itu, BEM FH UBK menegaskan pihak yang diduga terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, baik secara akademis maupun sosial.

"Membuat pernyataan sikap dalam bentuk video bahwa pihak yang bersangkutan siap mempertanggungjawabkan konsekuensi akademis dan konsekuensi sosial yang ditetapkan oleh pihak UBK maupun mahasiswa UBK," demikian salah satu poin tuntutan yang diunggah BEM FH UBK, ditulis Selasa (23/6/2026).

Dalam poin tuntutan juga ditulis agar nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam praktik suap dicantumkan secara terbuka agar dapat ditindaklanjuti oleh universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi.

Adapun nama yang disebut dalam tuntutan tersebut yakni Ketua BEM FH Muhammad Abdimaludin, Wakil Ketua BEM FH Rafly Maulana Akbar, pengurus BEM FH Mubarak Tuasamu, Ketua BEM FEB Pujiono, serta Wakil Ketua BEM FEB Muhammad Rafi Bastian.

Selain itu, mereka juga diminta bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan BEM.

Para mahasiswa UBK turut menuntut pihak yang diduga terlibat membuat video pengakuan telah menerima suap serta membuat pernyataan tertulis yang mengakui kesalahan dan ditandatangani di atas materai.

Tak hanya itu, nilai mata kuliah Ajaran Bung Karno (ABK) 1 hingga 4 milik pihak yang terlibat dianulir dan diganti menjadi nilai E.

baca juga

Bagi mahasiswa penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang terbukti terlibat, BEM FH UBK meminta agar dana bantuan pendidikan yang telah diterima dikembalikan kepada negara.

Untuk mengusut dugaan tersebut, mereka juga mendesak pembentukan badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.

Segala tuntutan itu diberi tenggat waktu 10 hari kerja, terhitung sejak 22 Juni 2026 hingga 6 Juli 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi tuntutan tersebut.

"Tuntutan ini bersifat mengikat bagi seluruh pihak terkait," tulisnya.

Pernyataan itu disaksikan oleh Wakil Rektor III UBK, dosen FISIP UBK Faisyal Salomon, staf kemahasiswaan, serta perwakilan mahasiswa yang hadir dalam forum.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya pengakuan sejumlah mahasiswa UBK yang diduga menerima uang sebelum aksi demonstrasi berlangsung. Kasus tersebut menjadi perhatian karena sebagian mahasiswa yang disebut terlibat juga merupakan perwakilan yang sempat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka usai aksi mahasiswa beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Demo Mahasiswa di DPR, Tuntut Evaluasi Kabinet Merah Putih

Demo Mahasiswa di DPR, Tuntut Evaluasi Kabinet Merah Putih

Foto | Senin, 22 Juni 2026 | 18:47 WIB

Terkini

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:16 WIB

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 08:05 WIB

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:15 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB