bestie

Sejarah Masjid Shiratal Mustaqiem di Samarinda, Ada Al Qur'an Berusia 300 Tahun

Suara Bestie Suara.Com
Rabu, 20 September 2023 | 17:45 WIB
Sejarah Masjid Shiratal Mustaqiem di Samarinda, Ada Al Qur'an Berusia 300 Tahun
Masjid Shiratal Mustaqiem di Samarinda (laman Kemendikbud)

Masjid Shiratal Mustaqiem menjadi salah satu masjid tertua di Samarinda, Kalimantan Timur yang menyimpan banyak nilai sejarah.

Dikutip dari laman Kemendikbud, masjid tertua di Samarinda ini menjadi saksi adanya Al Quran berusia 300 tahun.

Keberadaan Al Quran tersebut sudah ada sejak tahun 1881 dan ditulis dengan tangan.

Ada yang menyebut 2 buah Al Quran ini disumbangkan oleh warga yang ada di Samarinda Seberang. 

Kemudian, di tahun 2020, sebuah penelitian menyebut kerta Al Quran ini dibuat sekitar tahun 1700 atau 1800-an.

Dikutip dari laman UINSI, masjid ini menjadi sejarah awal pada masa Kesultanan Kutai Kartanegara Aji Muhammad Sulaiman yang diawali dari perkampungan suku Bugis.

Kemudian, berdirinya masjid ini dimulai sejak masa Syekh Abdurrahman Assegaf karena tingginya tingkat kejahatan di wilayah tersebut.

Pada masa itu, Samarinda Seberang cukup dikenal sebagai daerah arena judi, baik sabung ayam pada siang hari atau pun judi dadu pada malam hari. 

Selain itu, peredaran minuman keras juga marak di kawasan Samarinda Seberang sehingga menimbulkan keresahan warga sekitar karena bisa merusak citra Samarinda Seberang sebagai syiar Islam. 

Baca Juga: Cinta Kuya Jualan Nasi Bakar di Amerika, Netizen: Dia Bukan Kekurangan Duit

Warga kampung hampir tak ada yang berani ke kawasan ini karena takut. Namun, pangeran Bendahara mendatangi mereka untuk mengajak menjalankan syariat Islam.

Pangeran Bendahara dan tokoh masyarakat setempat berunding untuk mencari jalan keluar agar Samarinda Seberang bersih dari aktivitas itu. 

Akhirnya dalam perundingan disepakati, lahan seluas 2.028 meter persegi di sana akan didirikan masjid.

Sehingga masjid ini didirikan untuk mengurangi kejahatan di tahun 1800-an.

Menurut sejarah, Sultan Aji Muhammad Sulaiman menjadi orang pertama yang khutbah di masjid ini pada tahun 1811 sekaligus menjadi imam salat rawatib. 

Lalu pada tahun 1821 datang saudagar mualaf yang memberikan menara dan kolam didepan dibangun untuk tempat berwudhu itu sebenarnya adalah sumur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI