Raja Mulawarman memiliki nama lengkap Sri Mulawarman Nala Dewa yang merupakan Raja Kutai Martapura.
Kutai Martapura adalah kerajaan Hindu pertama dan tertua di Indonesia yang memerintah pada abad ke-4 Masehi di wilayah yang saat ini bernama Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Kerajaan ini diduga mengalami masa kejayaan dibawah kepemimpinan Raja Mulawarman hingga ada cerita menarik di balik masa kejayaan tersebut.
Legenda menyatakan bahwa Raja Mulawarman pernah menyumbangkan 20.000 ekor sapi kepada para brahmana yang juga rakyatnya sebagai persembahan.
Hal ini tertulis dalam prasasti Yupa, sebuah prasasti berbentuk tiga tiang batu yang ditulis menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta dan menjadi peninggalan paling terkenal dari Kerajaan Kutai.
Cerita tentang Raja Mulawarman ini ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Sansekerta.
Aksara tersebut berbunyi:
srimato nrpamukhyasya
rajnah sri-mulawarmmanah
danam punyatame ksetre
yad dattam vaprakesvare
dvijatibhyo' gnikalpebhyah.
vinsatir ggosahasrikam
tansya punyasya yupo 'yam
krto viprair ihagataih.
Sementara terjemahannya berbunyi:
Baca Juga: Publik Prediksi Skor Akhir China Taipei vs Indonesia di Asian Games: 0-12
Sang Mulawarman, raja yang mulia dan terkemuka, telah memberi sedekah 20.000 ekor sapi kepada para brahmana yang seperti api, (bertempat) di dalam tanah yang suci (bernama) Waprakeswara. Buat (peringatan) akan kebaikan budi sang raja itu, tugu ini telah dibuat oleh para Brahmana yang datang ke tempat ini.
Kemudian, cerita lain menyebutkan bahwa di masa pemerintahanya, Raja Mulawarman pernah malaksanakan upacara Aswamedha.
Upacara tersebut adalah upacara melepas seekor kuda putih untuk menentukan seberapa jauh tapak kuda tersebut dapat diikuti untuk menentukan wilayah kekuasaan kerajaanya.
Dalam silsilah sejarahnya, Mulawarman merupakan putra dari Aswawarman dan merupakan cucu dari raja Kundungga yang merupakan pendiri Kerajaan Kutai Martapura.
Sementara, saat ini nama Mulawarman diabadikan dalam banyak nama di Provinsi Kalimantan Timur, contohnya seperti Universitas Mulawarman di Kota Samarinda.