Apa Itu Pegasus? Alat Sadap Buatan Israel Dibeli Polisi Indonesia

Suara Bestie

Senin, 09 Oktober 2023 | 17:48 WIB
Apa Itu Pegasus? Alat Sadap Buatan Israel Dibeli Polisi Indonesia
Peneliti ICW Tibikor Zabar dan koalisi masyarakat sipil mendatang DivHumas Polri dalam rangka meminta dibuka akses data pengadaan alat sadap asal Israel bernama Pegasus, Senin (9/10/2023)

Indonesia Corruption Wacth (ICW) mendesak Polri untuk transparan membuka dokumen pengadaan alat sadap dengan metode "Zero Click" atau Pegasus milik perusahaan industri teknologi Israel, NSO Group Technologies.

Sejumlah peneliti ICW bersama koalisi masyarakat sipil mendatangi Divisi Humas Polri, dalam rangka mengajukan permintaan informasi terkait dengan dokumen pengadaan alat sadap Pegasus tersebut, karena adanya kekhawatiran penggunaan alat tersebut dapat merusak demokrasi.

"ICW bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil lain mengajukan permintaan informasi terkait dengan dokumen pengadaan sebuah sistem aplikasi yang dikenal Pegasus," kata Peneliti ICW Tibiko Zabar di Humas Polri, Senin 9 Oktober 2023.

Menurut Tibikor, permintaan tersebut berkaitan dengan temuan IndonesiaLeaks, bahwa Pegasus sudah beroperasi di Indonesia sejak 2018. Polri menjadi salah satu institusi penegak hukum yang menggunakan peralatan asal Israel tersebut.

Bahkan, kata dia, dari temuan IndonesiaLeaks, diduga Pegasus sudah digunakan saat Pemilu 2019 yang menargetkan sejumlah politisi.

"Karena itu, sebagai salah satu upaya masyarakat sipil untuk mendorong akuntabilitas dan bagian dari pertanggungjawaban kepolisian sebagai salah satu lembaga yang diketahui berdasarkan data dari Opentender.net yang ICW cek ikut mengadakan 'zero lick' sejak 2017-2018," tutur Tibikor.

Di menjelaskan, dari data situs Opentender.net yang dicek ICW, paket pengadaan Pegasus terlacak tahun 2017 dipesan untuk Polda Metro Jaya dengan nilai kontrak Rp98 miliar. Kemudian, di tahun 2018 kembali diadakan untuk pengembangan piranti dengan nilai kontrak Rp149 miliar.

Kedua paket pengadaan tersebut dimenangkan oleh PT Radika Karya Utama, yang berdasarkan penilaian dari website Opentender.net memiliki skor di atas 50 yang berarti memiliki potensi risiko kecurangan sedang.

Adanya kekhawatiran dimaksud di atas, ICW dengan landasan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik serta Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021, bahwa informasi yang diharapkan seharusnya secara berkala dibuka, terkait dengan kontrak pengadaan.

baca juga

"Karena itu. Lewat mekanisme yang ada kami mengajukan informasi terkait dokumen pengadaan tersebut," ujar Tibikor.

Terkait ancaman merusak demokrasi, Tibikor menyebut, dilihat dari cara kerja alat Pegasus tersebut yang tidak menggunakan tautan atau dokumen, cukup menggunakan nomor ponsel target yang akan disadap. 

Kemudian, kejadian di luar negeri, merujuk dari laporan Citizen Lab, perangkat Pegasus pernah digunakan untuk operasi pembungkaman melawan demonstran di Thailand tahun 2020-2021, dikatakan 30 orang terinfeksi Pegasus.

"Sebetulnya kalau teman-teman ingat di kasus internasional ketika ada seorang jurnalis di Timur Tengah yang meninggal itu sebenarnya ada dugaan kuat di mata-matai lewat Pegasus," tutur Tibikor.

Kedatangan peneliti ICW dan koalisi masyarakat sipil di Divisi Humas Polri sambil membawa sejumlah poster berisi pesan-pesan, seperti "Waspada Pegasus Polri harus transparan", "Pegasus mengancam demokrasi" dan "Polri harus buka kontrak zero lick instrusion system".

Usai memberikan keterangan kepada wartawan, peneliti ICW dan koalisi masyarakat sipil diterima langsung Kepala Bagian Anev Biro Pengelolaan Data dan Dokumen Divisi Humas Polri Kombes Pol. Iroth Lauren Recky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Ringkus Pencuri Belasan Kendaraan di Rejang Lebong, Pelaku Sempat Sembunyi

Polisi Ringkus Pencuri Belasan Kendaraan di Rejang Lebong, Pelaku Sempat Sembunyi

Sumsel | Senin, 09 Oktober 2023 | 15:24 WIB

Gabruk! Kakek Usep Cerita Detik-detik Siswa SMP 132 Cengkareng Tewas Terjatuh dari Lantai 4

Gabruk! Kakek Usep Cerita Detik-detik Siswa SMP 132 Cengkareng Tewas Terjatuh dari Lantai 4

Jakarta | Senin, 09 Oktober 2023 | 14:42 WIB

Video Viral Aksi Penikaman di Manado Gegerkan Publik, Polisi Buru Pelaku

Video Viral Aksi Penikaman di Manado Gegerkan Publik, Polisi Buru Pelaku

Sulsel | Senin, 09 Oktober 2023 | 13:25 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×