Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Menteri PPN: 2015, Tingkat Kemiskinan Turun 10 Persen

Doddy Rosadi

Rabu, 30 April 2014 | 13:19 WIB
Menteri PPN: 2015, Tingkat Kemiskinan Turun 10 Persen
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana (kanan). (Antara/Izaac Mulyawan)

Suara.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana mengatakan pemerintah dalam sasaran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2015 menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen-6,3 persen.

"Sasaran pembangunan yang akan kita capai pada akhir 2015 adalah pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen-6,3 persen," ujarnya dalam pemaparan pembukaan Musrenbangnas di Jakarta, Rabu.

Dalam acara tersebut hadir Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, para Gubernur dan para pemimpin daerah kabupaten kota se-Indonesia.

Armida menambahkan sasaran pembangunan lainnya adalah inflasi diharapkan mencapai kisaran 4,5 persen plus minus satu persen, tingkat kemiskinan menurun sebesar 9 persen-10 persen dan tingkat pengangguran 5,7 persen-5,9 persen.

Ia mengatakan tema RKP 2015 adalah melanjutkan reformasi bagi percepatan pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan hal tersebut diupayakan melalui pembangunan yang inklusif dan peningkatan rasa keadilan.

"Reformasi yang sedang berjalan perlu dilanjutkan dalam segala bidang yaitu bidang politik hukum dan keamanan, ekonomi dan kesejahteraan rakyat, kemudian percepatan pembangunan ekonomi secara menyeluruh di berbagai bidang dengan menekankan pencapaian daya saing," kata Armida.

Armida mengatakan penyusunan RKP 2015 ini mengacu kepada rancangan teknokratis RPJMN 2015-2019 yang disusun dengan mempertimbangkan hasil evaluasi RPJMN sebelumnya, isu strategis jangka menengah dan tema yang telah digariskan RPJPN 2005-2025.

Tema RPJMN 2015-2019 adalah memantapkan pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan daya saing kompetitif perekonomian berbasis keunggulan sumber daya alam, sumber daya manusia yang berkualitas serta kemampuan Iptek yang meningkat.

Sementara tantangan utama dan arah kebijakan RPJMN 2015-2019 adalah mewujudkan pertumbuhan ekonomi cukup tinggi, inklusif dan berkelanjutan, pengurangan kesenjangan dan peningkatan pemerataan, pembangunan institusi dan pemberantasan korupsi, konsolidasi demokrasi dan mitigasi bencana alam serta perubahan iklim.

"Pertumbuhan ekonomi ini melalui transformasi perekonomian yang didukung oleh industrialisasi dalam arti luas yang didukung penguasan Iptek dan inovasi serta pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memantapkan ketahanan pangan, energi dan air," kata Armida. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bappenas Siapkan Rp1 Triliun untuk Bangun Jembatan Teluk Kendari

Bappenas Siapkan Rp1 Triliun untuk Bangun Jembatan Teluk Kendari

Bisnis | Selasa, 11 Maret 2014 | 15:44 WIB

Terkini

Minta Menkeu Usut Bea Cukai, Prabowo Tanya Bakamla: Kenapa Masih Ada Penyelundupan?

Minta Menkeu Usut Bea Cukai, Prabowo Tanya Bakamla: Kenapa Masih Ada Penyelundupan?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?

Mengapa Kurangi Konsumsi Produk Hewani Dapat Menekan Jejak Lingkungan Makanan?

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?

Sempat Ragu, Kenapa Marc Marquez Yakin Bertahan di Ducati hingga 2028?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Apa Slogan HUT RI ke-81 Tahun 2026? Ini Tema Resmi dan Maknanya

Apa Slogan HUT RI ke-81 Tahun 2026? Ini Tema Resmi dan Maknanya

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:24 WIB

Ahmad Dhani Punya Satu Harapan dari Pidato Prabowo: Tegakkan Pasal 33 UUD 1945

Ahmad Dhani Punya Satu Harapan dari Pidato Prabowo: Tegakkan Pasal 33 UUD 1945

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:23 WIB

3 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia Malam Tirakatan 17 Agustus, Singkat dan Mudah Dihafalkan

3 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia Malam Tirakatan 17 Agustus, Singkat dan Mudah Dihafalkan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Prabowo Singgung Pejabat TNI-Polri, Ada 1.000 Tambang Ilegal Masa Nggak Tahu?

Prabowo Singgung Pejabat TNI-Polri, Ada 1.000 Tambang Ilegal Masa Nggak Tahu?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Di Sidang Tahunan MPR, Sultan Najamudin Titip Satu Pesan untuk Prabowo

Di Sidang Tahunan MPR, Sultan Najamudin Titip Satu Pesan untuk Prabowo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Pidato Prabowo! Harga Pangan Bergejolak, Cabai dan Ayam Naik

Pidato Prabowo! Harga Pangan Bergejolak, Cabai dan Ayam Naik

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Kisah Kang Edai Jadikan Budaya Osing Sebagai Motor Ekonomi Desa Kemiren Banyuwangi

Kisah Kang Edai Jadikan Budaya Osing Sebagai Motor Ekonomi Desa Kemiren Banyuwangi

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:12 WIB

×