Akuisisi BTN oleh Bank Mandiri Dipastikan Batal

Doddy Rosadi

Selasa, 06 Mei 2014 | 12:15 WIB
Akuisisi BTN oleh Bank Mandiri Dipastikan Batal
Logo Bank BTN.

Suara.com - Rencana akuisisi saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) oleh PT Bank Mandiri Tbk dipastikan batal setelah kedua perusahaan tersebut tidak lagi mencantumkan agenda pengambilalihan saham Dwi Warna pada BTN pada 21 Mei 2014.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa, menyebutkan pemegang saham resmi menetapkan agenda tunggal RUPSLB Mandiri dan BTN, yaitu Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Selain dalam keterbukaan informasi BEI, pengumuman agenda RUPSLB tersebut juga dimuat di sejumlah media cetak nasional.

Sinyal pembatalan rencana akuisisi saham BTN sebelumnya diungkapkan Deputi Usaha Jasa Keuangan, Jasa Konstruksi, dan Jasa Lainnya Kementerian BUMN, Gatot Trihargo.

Usai memanggil Dirut Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin dan Dirut PT Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono, Senin (5/5/2014) sore, Gatot mengatakan bahwa pembatalan akan diumumkan melalui media massa.

"Ini sensitif, saya tidak bisa ungkapkan. Tunggu saja pengumuman di koran besok (Selasa, 5/6)," kata Gatot.

Sebelumnya, pemberitaan akuisisi BTN oleh Mandiri marak diberitakan yang mengundang pro dan kontra di masyarakat.

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan tiga alasan pelepasan Bank BTN kepada Mandiri. Pertama, meningkatkan kapasitas BTN untuk memenuhi tingginya permintaan perumahan. Kedua, menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, ketiga untuk meningkatkan kapasitas Bank BUMN sejalan dengan semakin besarnya perusahaan nasional.

Namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Sekretaris Kabinet Dipo Alam meminta rencana akuisisi tersebut tidak dilanjutkan, karena dinilai tidak tepat dan berpotensi menimbulkan dampak luas menjelang Pemilihan Presiden dan akhir masa kerja Kabinet Indonesia Bersatu II.

Wacana tersebut juga mendapat penolakan keras dari sejumlah kalangan, termasuk karyawan Bank BTN yang melakukan serangkaian aksi unjuk rasa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BTN Diakuisisi, Pemerintah Abaikan Mimpi Masyarakat Punya Rumah

BTN Diakuisisi, Pemerintah Abaikan Mimpi Masyarakat Punya Rumah

Bisnis | Minggu, 04 Mei 2014 | 07:42 WIB

BTN itu Bank Cantik, SBY Harus Batalkan Rencana Akuisisi

BTN itu Bank Cantik, SBY Harus Batalkan Rencana Akuisisi

Bisnis | Minggu, 04 Mei 2014 | 07:19 WIB

15 Juta Masyarakat Indonesia Sudah Nikmati Kredit dari Bank BTN

15 Juta Masyarakat Indonesia Sudah Nikmati Kredit dari Bank BTN

Bisnis | Rabu, 30 April 2014 | 17:07 WIB

 Seskab: Pembatalan Akuisisi BTN Bukan Karena Desakan Serikat Pekerja

Seskab: Pembatalan Akuisisi BTN Bukan Karena Desakan Serikat Pekerja

Bisnis | Senin, 28 April 2014 | 19:40 WIB

Rencana Akuisisi BTN Jangan Hanya Ditunda, Tetapi Dibatalkan

Rencana Akuisisi BTN Jangan Hanya Ditunda, Tetapi Dibatalkan

Bisnis | Minggu, 27 April 2014 | 05:23 WIB

Perbanas: Karyawan BTN Tak Punya Hak Tolak Rencana Penjualan

Perbanas: Karyawan BTN Tak Punya Hak Tolak Rencana Penjualan

Bisnis | Sabtu, 26 April 2014 | 22:13 WIB

 Akuisisi BTN Batal, Menteri Dilarang Buat Keputusan Strategis

Akuisisi BTN Batal, Menteri Dilarang Buat Keputusan Strategis

Bisnis | Kamis, 24 April 2014 | 15:10 WIB

Kesal BTN Batal Dijual, Dahlan: Kalau Mau Demo ke Saya

Kesal BTN Batal Dijual, Dahlan: Kalau Mau Demo ke Saya

Bisnis | Kamis, 24 April 2014 | 13:00 WIB

Terkini

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

×