Harga Eceran Premium di Padang Melonjak Hingga Rp 9000

Esti Utami

Sabtu, 17 Mei 2014 | 08:25 WIB
Harga Eceran Premium di Padang Melonjak Hingga Rp 9000
Petugas mengisi bahan bakar minyak di SPBU. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Pascameledaknya rumah pompa Pertamina Bungus Teluk Kabung, Rabu (14/5/2014), harga premium eceran di kota Padang, Sumatera Barat melonjak akibat menipisnya stok di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sebuah kios bensin eceran di Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang misalnya, menjual BBM bersubsidi itu seharga Rp 9000, padahal biasanya harga eceran tertinggi (HET) Rp 7.000 per liter.

"Mau tidak mau harus dibeli, daripada berlama-lama antre di SPBU," ujar Rahmadi, seorang pengguna motor kota Padang, Jumat (16/5/2014).

Pilihan membeli BBM eceran dilakukan Rahmadi guna menghindari antrean panjang kendaraan bermotor yang hendak mengisi bahan bakar di SPBU. "Lebih baik beli eceran saja daripada harus antre lama-lama, kalau pun harus antre belum tentu bisa dapat karena antrenya ramai," katanya.

Berdasarkan pantauan Antara, sejumlah SPBU di kota Padang sudah dipadati antrean kendaraan roda dua dan empat sejak Kamis (15/5/2014) malam. Di SPBU jalan Sutomo antrean kendaraan roda empat meluber sampai badan jalan Raya. Di SPBU ini stok solar juga habis.

Pemandangan serupa juga terjadi di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan. Antrean kendaraan roda dua terjadi hingga tiga empat lapis. Sementara SPBU Jalan Veteran sempat kehabisan stok premium dan solar pada Kamis malam.

BBM jenis premium baru masuk SPBU tersebut pada Jumat pagi sedangkan solar masih kosong. Di SPBU ini juga terjadi antrean yang cukup padat. "Saya sudah antre hampir satu jam," kata Yoga salah seoarang pengendara yang ikut antre.

Kebakaran yang menghanguskan rumah pompa Pertamina Bungus Teluk Kabung pada Rabu (14/5/2014), mengakibatkan aktivitas distribusi ke truk dan kapal mengalami gangguan.

Asisten Manager External Relation Regional I, Fitri Erika menyatakan, Pihak Pertamina masih berupaya untuk memperbaiki rumah pompa yang rusak akibat kebakaran tersebut. Ia juga tak menampik distribusi BBM ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Sumbar menjadi terganggu.

"Kalau stok masih cukup. Sekarang premium tersedia 32.000 Kiloliter, Solar 14.800 Kiloliter, sedangkan minyak tanah 9.000 Kiloliter," ujarnya.  Ia menambahkan, saat ini, distribusi BBM untuk wilayah Sumbar, dibantu dari Sei Siak, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, serta Dumai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuota BBM Subsidi Dikurangi, Hiswana Migas: Kalau Habis, Isi di SPBU Bodetabek

Kuota BBM Subsidi Dikurangi, Hiswana Migas: Kalau Habis, Isi di SPBU Bodetabek

Bisnis | Senin, 05 Mei 2014 | 12:30 WIB

Pengendalian BBM Subsidi Perlu Kesadaran dari Masyarakat

Pengendalian BBM Subsidi Perlu Kesadaran dari Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 25 April 2014 | 17:00 WIB

Terkini

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Dugaan Pencatutan Nama Presiden Bayangi Muktamar NU, Klaim Transaksi Suara Capai Rp400 Miliar

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 09:07 WIB

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Peluang Emas Buat UMKM: Jangan Batasi Pasar 'Modest Fashion' Cuma di Segmen Muslim!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:05 WIB

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Grace Natalie Buka Suara soal Rumor Jokowi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

News | Senin, 28 September 2026 | 09:02 WIB

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

BI Pertahankan BI-Rate 5,75 Persen di Tengah Tekanan Global

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:00 WIB

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:49 WIB

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:46 WIB

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

×