Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Harga Eceran Premium di Padang Melonjak Hingga Rp 9000

Esti Utami

Sabtu, 17 Mei 2014 | 08:25 WIB
Harga Eceran Premium di Padang Melonjak Hingga Rp 9000
Petugas mengisi bahan bakar minyak di SPBU. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Pascameledaknya rumah pompa Pertamina Bungus Teluk Kabung, Rabu (14/5/2014), harga premium eceran di kota Padang, Sumatera Barat melonjak akibat menipisnya stok di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sebuah kios bensin eceran di Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang misalnya, menjual BBM bersubsidi itu seharga Rp 9000, padahal biasanya harga eceran tertinggi (HET) Rp 7.000 per liter.

"Mau tidak mau harus dibeli, daripada berlama-lama antre di SPBU," ujar Rahmadi, seorang pengguna motor kota Padang, Jumat (16/5/2014).

Pilihan membeli BBM eceran dilakukan Rahmadi guna menghindari antrean panjang kendaraan bermotor yang hendak mengisi bahan bakar di SPBU. "Lebih baik beli eceran saja daripada harus antre lama-lama, kalau pun harus antre belum tentu bisa dapat karena antrenya ramai," katanya.

Berdasarkan pantauan Antara, sejumlah SPBU di kota Padang sudah dipadati antrean kendaraan roda dua dan empat sejak Kamis (15/5/2014) malam. Di SPBU jalan Sutomo antrean kendaraan roda empat meluber sampai badan jalan Raya. Di SPBU ini stok solar juga habis.

Pemandangan serupa juga terjadi di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan. Antrean kendaraan roda dua terjadi hingga tiga empat lapis. Sementara SPBU Jalan Veteran sempat kehabisan stok premium dan solar pada Kamis malam.

BBM jenis premium baru masuk SPBU tersebut pada Jumat pagi sedangkan solar masih kosong. Di SPBU ini juga terjadi antrean yang cukup padat. "Saya sudah antre hampir satu jam," kata Yoga salah seoarang pengendara yang ikut antre.

Kebakaran yang menghanguskan rumah pompa Pertamina Bungus Teluk Kabung pada Rabu (14/5/2014), mengakibatkan aktivitas distribusi ke truk dan kapal mengalami gangguan.

Asisten Manager External Relation Regional I, Fitri Erika menyatakan, Pihak Pertamina masih berupaya untuk memperbaiki rumah pompa yang rusak akibat kebakaran tersebut. Ia juga tak menampik distribusi BBM ke sejumlah SPBU yang ada di wilayah Sumbar menjadi terganggu.

"Kalau stok masih cukup. Sekarang premium tersedia 32.000 Kiloliter, Solar 14.800 Kiloliter, sedangkan minyak tanah 9.000 Kiloliter," ujarnya.  Ia menambahkan, saat ini, distribusi BBM untuk wilayah Sumbar, dibantu dari Sei Siak, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, serta Dumai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kuota BBM Subsidi Dikurangi, Hiswana Migas: Kalau Habis, Isi di SPBU Bodetabek

Kuota BBM Subsidi Dikurangi, Hiswana Migas: Kalau Habis, Isi di SPBU Bodetabek

Bisnis | Senin, 05 Mei 2014 | 12:30 WIB

Pengendalian BBM Subsidi Perlu Kesadaran dari Masyarakat

Pengendalian BBM Subsidi Perlu Kesadaran dari Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 25 April 2014 | 17:00 WIB

Terkini

Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney

Seluruh Hotel Milik BUMN Kini Dipegang InJourney

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 08:20 WIB

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

OJK Setujui Merger BPR Ophir dan BPR Swadaya Anak Nagari, Ini Tujuannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:57 WIB

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Saham-saham Ini Bisa Jadi Cuan?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:24 WIB

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

×